Norwegia Angkat Porselen Tiongkok dan Lampu Gantung dari Bangkai Kapal Abad ke-18

  • 03 Jun 2026 10:26 WIB
  •  Jember
Poin Utama
  • Norwegia
  • Harta Karun

RRI.CO.ID, OSLO : Tim arkeolog Norwegia berhasil mengangkat berbagai artefak bersejarah dari bangkai kapal abad ke-18 yang ditemukan di perairan selatan Norwegia. Seperti dilansir dari Reuters (1-06-2026) menyebutkna bahwa temuan tersebut meliputi porselen Tiongkok, gelas buatan Eropa, tekstil, biji-bijian, hingga bagian-bagian lampu gantung yang telah berada di dasar laut selama ratusan tahun.

Menurut Museum Maritim Norwegia, kapal layar yang belum diketahui identitasnya itu diperkirakan tenggelam pada pertengahan tahun 1700-an. Bangkai kapal ditemukan di Selat Skagerrak, lepas pantai selatan Norwegia, pada kedalaman sekitar 600 meter di bawah permukaan laut.

Salah satu temuan yang menarik perhatian adalah tumpukan mangkuk porselen putih-biru asal Tiongkok yang masih tersusun rapi meskipun telah berada di dasar laut selama lebih dari dua abad. Selain itu, tim penyelamat juga menemukan gelas-gelas Eropa, tekstil, biji-bijian, dan komponen lampu gantung yang diduga merupakan bagian dari muatan kapal dagang tersebut.

Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, menyebut penemuan ini sebagai pencapaian penting dalam dunia arkeologi bawah laut. "Temuan ini bukan hanya luar biasa, tetapi juga memiliki nilai ilmiah yang besar dan menunjukkan kemajuan teknologi yang penting dalam arkeologi bawah laut." katanya.

Hingga kini, para peneliti masih berupaya mengungkap asal-usul kapal tersebut serta tujuan pelayarannya. Kajian lebih lanjut terhadap muatan dan struktur kapal diharapkan dapat memberikan gambaran baru mengenai jalur perdagangan maritim Eropa dan Asia pada abad ke-18.

Penemuan ini dinilai sebagai salah satu temuan arkeologi bawah laut paling menarik di Norwegia dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi modern memungkinkan eksplorasi situs sejarah yang berada jauh di dasar laut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....