Bloomberg Terminal, Teknologi Finansial 80-an yang Masih Relevan

  • 29 Mei 2026 09:34 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Di dunia teknologi, hanya sedikit platform dari era 1980-an yang masih bertahan dan tetap menjadi bisnis raksasa hingga sekarang. Selain komputer Windows dan Macintosh, ada satu sistem lain yang mungkin tidak terlalu dikenal publik umum, tetapi sangat berpengaruh di dunia keuangan yakni Bloomberg Terminal.

Dilansir dari artikel Harry McCracken yang dimuat Fast Company pada 10 Juni 2015, Bloomberg Terminal pertama kali hadir pada Desember 1982 dan hingga kini masih menjadi salah satu layanan paling penting bagi pelaku pasar finansial dunia. Sistem ini digunakan investor, trader, analis, hingga perusahaan keuangan untuk memantau data pasar secara real-time.

Berbeda dari komputer pribadi biasa, Bloomberg Terminal sejak awal memang dirancang khusus untuk kalangan profesional finansial. Karena sifatnya yang eksklusif, banyak orang mungkin belum pernah melihat perangkat ini secara langsung.

Saat ini layanan yang secara resmi bernama Bloomberg Professional tersebut memiliki lebih dari 325 ribu pelanggan di seluruh dunia. Sistemnya mampu memproses sekitar 60 miliar data pasar setiap hari, mulai dari harga saham, obligasi, komoditas, berita ekonomi, hingga fasilitas komunikasi dan transaksi antar pengguna.

Meski teknologinya terus berkembang, tampilan Bloomberg Terminal tetap mempertahankan ciri khas klasiknya dengan teks berwarna oranye kekuningan di atas latar hitam. Desain tersebut dipertahankan karena dianggap nyaman di mata dan memungkinkan pengguna membaca data dalam jumlah besar dengan cepat.

Bloomberg Terminal lahir dari perusahaan bernama Innovative Market Systems yang didirikan oleh Michael Bloomberg pada 1981. Sebelum mendirikan perusahaan tersebut, Bloomberg bekerja di bank investasi Salomon Brothers sebelum akhirnya keluar dengan pesangon senilai 10 juta dolar AS.

Dengan modal tersebut, ia membangun sistem informasi pasar bernama Market Master yang kemudian berkembang menjadi Bloomberg Terminal. Sebanyak 20 unit pertama mulai digunakan di perusahaan investasi Merrill Lynch pada akhir 1982.

Menurut McCracken, kemunculan Bloomberg Terminal bertepatan dengan perubahan besar dunia bursa saham yang mulai beralih ke sistem elektronik pada era 1980-an. Perubahan itu membuka peluang bagi layanan data pasar real-time yang lebih canggih. Saat perusahaan-perusahaan besar seperti Reuters dan Dow Jones mencoba masuk ke bidang yang sama, Bloomberg justru unggul karena bergerak lebih lincah sebagai startup kecil tanpa beban sistem lama.

Bloomberg Terminal juga terus berevolusi mengikuti perkembangan teknologi. Pada awalnya, sistem ini menggunakan perangkat terminal khusus yang terhubung ke jaringan privat Bloomberg. Kini layanan tersebut dapat diakses melalui komputer biasa, smartphone, hingga tablet.

Meski begitu, Bloomberg tetap mempertahankan jaringan privat miliknya sendiri yang terpisah dari internet umum. Jaringan ini dianggap penting demi menjaga kecepatan, keamanan, dan stabilitas data finansial yang sangat sensitif terhadap keterlambatan waktu.

Dalam dunia perdagangan saham modern, selisih beberapa milidetik saja bisa memengaruhi keputusan investasi bernilai jutaan dolar. Karena itu, kecepatan menjadi prioritas utama Bloomberg.

Selain data pasar, Bloomberg Terminal juga dikenal memiliki fitur-fitur unik. Salah satunya adalah pelacakan kapal pengangkut komoditas secara global untuk membantu trader memprediksi distribusi barang dan kondisi pasar dunia.

Bloomberg bahkan terus memperluas pengembangan teknologinya dengan membuka pusat teknologi baru di San Francisco demi menarik talenta perangkat lunak terbaik yang biasanya bekerja di perusahaan seperti Google atau Facebook. Tantangan terbesar Bloomberg bukan hanya menciptakan fitur baru, tetapi juga menjaga kenyamanan pengguna lama yang sudah sangat terbiasa dengan tampilan dan cara kerja sistem selama puluhan tahun.

Kini, lebih dari empat dekade sejak pertama kali diluncurkan, Bloomberg Terminal tetap menjadi simbol penting dunia teknologi finansial modern. Dari perangkat terminal sederhana era 1980-an, sistem ini berkembang menjadi pusat informasi pasar global yang masih digunakan oleh pelaku keuangan di seluruh dunia hingga hari ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....