Fosil Dinosaurus Terbesar di Asia Tenggara Ditemukan di Thailand
- 21 Mei 2026 18:03 WIB
- Jember
Poin Utama
- Dinosaurus
- Kehidupan Purba
RRI.CO.ID Thailand : Para ilmuwan berhasil mengungkap fosil dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara. Dinosaurus raksasa pemakan tumbuhan itu ditemukan di Provinsi Chaiyaphum, Thailand, dan diberi nama Nagatitan chaiyaphumensis. Temuan ini memberikan gambaran baru mengenai keberagaman dinosaurus yang pernah hidup di kawasan Asia Tenggara sekitar 113 juta tahun lalu.
Dilansir dari Reuters 14-05-2026) Nagatitan merupakan anggota kelompok sauropoda, yakni dinosaurus berleher panjang, berekor panjang, berkepala kecil, dan berjalan dengan empat kaki besar menyerupai pilar. Berdasarkan hasil penelitian, hewan purba ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 27 meter dengan berat antara 25 hingga 28 ton, setara sekitar sembilan gajah Asia dewasa.
Fosil dinosaurus tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat di wilayah timur laut Thailand. Selama beberapa tahun, para peneliti kemudian menggali berbagai bagian kerangka, termasuk ruas tulang belakang, tulang rusuk, panggul, serta tulang kaki depan sepanjang 1,78 meter yang menjadi petunjuk utama untuk memperkirakan ukuran tubuhnya.
Peneliti utama dari University College London, Thitiwoot Sethapanichsakul, mengatakan bahwa meskipun tengkorak dan gigi dinosaurus itu belum ditemukan, para ilmuwan dapat memperkirakan pola makannya berdasarkan karakteristik sauropoda lain.
"Nagatitan kemungkinan merupakan pemakan tumbuhan dalam jumlah besar yang mengonsumsi vegetasi seperti tumbuhan konifer dan pakis berbiji yang tidak memerlukan banyak pengunyahan," ujar Sethapanichsakul.
Saat hidup, wilayah yang kini menjadi Thailand diperkirakan memiliki iklim subtropis dengan kombinasi hutan, sabana, dan semak belukar. Dinosaurus raksasa tersebut hidup berdampingan dengan berbagai spesies dinosaurus lain, reptil terbang pterosaurus, buaya, ikan, hingga hiu air tawar yang menghuni sungai-sungai di kawasan itu.
Menurut Sethapanichsakul, ukuran tubuh Nagatitan membuatnya hampir tidak memiliki musuh alami. Predator terbesar di ekosistem tersebut hanyalah kerabat dinosaurus pemakan daging raksasa Carcharodontosaurus yang panjangnya sekitar delapan meter dan berat sekitar 3,5 ton.
"Dengan ukuran sebesar itu, predator tersebut terlihat kecil dibandingkan Nagatitan. Saat dewasa, Nagatitan hampir tidak perlu khawatir terhadap ancaman pemangsa," katanya.
Rekan peneliti dari University College London, Paul Upchurch, menjelaskan bahwa sauropoda diketahui tumbuh sangat cepat setelah menetas. Menurutnya, pertumbuhan yang pesat menjadi strategi bertahan hidup karena semakin cepat tubuh mereka membesar, semakin sulit bagi predator untuk menyerang.
Para peneliti juga menilai penemuan Nagatitan chaiyaphumensis penting untuk memahami evolusi dinosaurus raksasa pada masa ketika kadar karbon dioksida atmosfer dan suhu global sedang meningkat. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kondisi iklim hangat pada periode Kapur turut mendukung munculnya dinosaurus berukuran sangat besar di berbagai belahan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....