Earphone Kabel Comeback, Dari Ketinggalan Zaman Jadi Tren Lagi

  • 12 Apr 2026 15:49 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Sempat dianggap “punah” sejak Apple menghapus jack audio di iPhone pada 2016, headphone kabel kini justru kembali ramai dipakai. Bukan cuma oleh audiophile, tapi juga pengguna biasa yang mulai mencari alternatif dari perangkat nirkabel.

Menurut laporan BBC, tren ini terlihat jelas dari data penjualan. Setelah lima tahun terus menurun, headphone berkabel justru mengalami lonjakan signifikan pada paruh kedua 2025. Bahkan dalam enam minggu pertama 2026 saja, pendapatannya sudah naik sekitar 20 persen.

Salah satu alasan utama tentu soal kualitas suara. Dibandingkan Bluetooth, headphone kabel masih dianggap lebih stabil dan jernih, terutama untuk produk di kelas harga yang sama. Tanpa risiko gangguan koneksi atau kompresi audio, pengalaman mendengarkan jadi lebih konsisten. Seperti disebut dalam laporan BBC, dengan kabel pengguna tinggal colok dan langsung berfungsi tanpa perlu pairing atau khawatir sinyal terganggu.

Tapi menariknya, tren ini nggak cuma soal teknis. Ada faktor kebiasaan dan kenyamanan yang ikut bermain. Beberapa pengguna merasa Bluetooth justru sering bikin ribet, mulai dari gagal koneksi, harus pairing ulang, sampai baterai yang tiba-tiba habis di momen penting. Hal ini juga disorot oleh aktris Zoë Kravitz yang menyebut koneksi Bluetooth kerap merusak momen karena tidak selalu berjalan mulus.

Di sisi lain, headphone kabel juga mulai punya nilai estetika. Di media sosial, muncul tren yang menjadikan kabel menjuntai sebagai bagian dari gaya. Bahkan ada akun khusus yang menyoroti gaya ini, menampilkan orang-orang hingga selebritas yang tampil santai dengan headphone kabel mereka.

Fenomena ini juga berkaitan dengan perubahan sikap terhadap teknologi. Sebagian orang mulai merasa jenuh dengan perkembangan digital yang terlalu cepat, termasuk AI dan berbagai perangkat pintar. Akibatnya, muncul keinginan untuk kembali ke teknologi yang lebih sederhana dan terasa “apa adanya”. Headphone kabel dianggap mewakili hal itu.

Dalam laporan BBC juga disebutkan bahwa tren ini sejalan dengan kembalinya berbagai teknologi lama lainnya, seperti kaset, DVD, televisi tabung, hingga mesin tik. Semua ini menunjukkan bahwa preferensi konsumen tidak selalu bergerak ke arah yang lebih modern, tapi juga dipengaruhi rasa nyaman dan familiar.

Meski begitu, bukan berarti headphone nirkabel akan ditinggalkan. Bluetooth tetap unggul dalam hal kepraktisan, terutama untuk aktivitas mobile. Namun kini banyak pengguna mulai melihat keduanya sebagai pilihan, bukan pengganti satu sama lain.

Singkatnya, kebangkitan headphone kabel bukan sekadar tren sesaat. Ini jadi gambaran bahwa di tengah teknologi yang makin kompleks, banyak orang justru mulai kembali menghargai kesederhanaan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....