Robot AI Pemetik Buah Raih Penghargaan

  • 23 Mar 2026 10:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Upaya menghadirkan teknologi ke sektor pertanian kembali menunjukkan hasil. University of Essex (UoE) berhasil meraih penghargaan nasional berkat pengembangan robot berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu proses panen, sekaligus menjawab tantangan besar dalam industri pangan.

Seperti dilaporkan BBC, penghargaan tersebut diberikan dalam ajang AI & Robotics Research Awards 2026, di mana proyek Sustainable smArt Robotic Agriculture dinobatkan sebagai proyek riset terbaik dalam kategori kolaborasi industri. Pengakuan ini menyoroti bagaimana teknologi mulai memainkan peran penting dalam mengubah cara produksi pangan di tengah tekanan modern, mulai dari keterbatasan tenaga kerja hingga tuntutan efisiensi dan keberlanjutan.

Robot yang dikembangkan tim UoE sebelumnya diperkenalkan pada 2024 sebagai sebuah terobosan baru. Sistem ini mampu melakukan serangkaian pekerjaan yang biasanya memakan waktu dan tenaga, mulai dari memetik buah, menimbang hasil panen, hingga mengemasnya—semua dalam hitungan detik. Menurut BBC, inovasi ini bahkan disebut sebagai “game changer” dalam sektor pertanian.

Penggunaannya kini telah meluas ke dunia nyata. Produsen selai ternama Wilkin & Sons di Inggris menjadi salah satu pihak yang memanfaatkan robot ini untuk memanen stroberi. Selain itu, perusahaan pertanian JEPCO juga menggunakannya di lahan mereka yang berada tidak jauh dari kampus. BBC juga mencatat bahwa teknologi ini terus dikembangkan dan kini mampu digunakan untuk memanen tanaman lain seperti selada.

Keunggulan utama dari teknologi ini terletak pada kemampuannya mengotomatisasi pekerjaan yang berulang dan intensif. Dengan bantuan AI, proses panen menjadi lebih efisien, limbah dapat ditekan, dan jejak karbon produksi ikut berkurang. Dalam penilaian penghargaan tersebut, seperti dikutip BBC, sistem ini dinilai mampu meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung produksi lokal yang lebih berkelanjutan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan global dan berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, inovasi semacam ini membuka peluang baru. Teknologi tidak lagi hanya menjadi pelengkap, melainkan mulai mengambil peran penting dalam menjaga produktivitas dan stabilitas pasokan makanan.

Ke depan, pendekatan serupa diperkirakan akan semakin banyak diadopsi di berbagai negara. Dengan kombinasi antara riset, industri, dan kecerdasan buatan, pertanian modern perlahan bergerak menuju sistem yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....