Temuan Planet Asing Berlautan Magma dengan Atmosfer Beracun

  • 17 Mar 2026 08:06 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Washington : Para astronom menemukan sebuah planet luar tata surya yang memiliki kondisi sangat ekstrem, dengan lautan magma luas dan atmosfer yang dipenuhi gas beracun. Temuan ini menggambarkan sebuah dunia yang sangat panas dan tidak ramah bagi kehidupan.

Dilaporkan oleh kantor berita Reuters (16-03-2026), planet yang dinamai L 98-59 d tersebut mengorbit bintang katai merah sekitar 34 tahun cahaya dari Bumi di rasi Volans. Ukurannya sekitar 60 persen lebih besar dari Bumi, namun kepadatannya jauh lebih rendah.

Menurut para peneliti, sebagian besar bagian dalam planet ini dipenuhi oleh lautan magma raksasa. Lapisan magma itu diperkirakan mencakup sekitar 70 hingga 90 persen dari jari-jari planet, sehingga hampir seluruh permukaannya berada dalam kondisi cair akibat suhu yang sangat tinggi.

Dalam laporan tersebut, para ilmuwan juga menyebutkan bahwa atmosfer planet ini mengandung hidrogen dengan kadar sulfur yang tinggi. Bahkan sekitar 10 persen atmosfernya diperkirakan terdiri dari hidrogen sulfida, gas beracun yang dikenal memiliki bau seperti telur busuk.

Kombinasi gas tersebut memicu efek rumah kaca yang sangat kuat sehingga suhu permukaan planet dapat melampaui 1.500 derajat Celsius. Kondisi ini membuat lautan magma di planet tersebut tetap berada dalam keadaan cair selama miliaran tahun.

Planet ini pertama kali terdeteksi beberapa tahun lalu dan kemudian dipelajari lebih lanjut menggunakan James Webb Space Telescope serta sejumlah teleskop berbasis darat. Analisis terbaru membantu para ilmuwan memahami komposisi interior planet serta atmosfernya secara lebih rinci.

Para peneliti menegaskan kepada Reuters bahwa kondisi ekstrem tersebut membuat planet ini hampir mustahil mendukung kehidupan seperti yang dikenal di Bumi. Meski demikian, keberadaannya memberikan wawasan penting tentang keragaman planet di alam semesta dan bagaimana planet dapat berevolusi dalam lingkungan yang sangat panas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....