Mengenal Lebih Jauh Chip M5 Pro dan M5 Max yang Diklaim Paling Canggih saat ini
- 04 Mar 2026 08:42 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Apple pada 3 Maret 2026 resmi memperkenalkan M5 Pro dan M5 Max, dua chip terbaru yang dirancang untuk menangani alur kerja profesional paling berat. Keduanya menjadi otak dari MacBook Pro generasi terbaru dan diklaim sebagai chip paling canggih di dunia untuk laptop profesional.
M5 Pro dan M5 Max dibangun menggunakan arsitektur baru bernama Fusion Architecture, rancangan Apple yang menggabungkan dua die menjadi satu system on a chip (SoC). Pendekatan ini memungkinkan integrasi CPU, GPU, Media Engine, Neural Engine, pengendali memori terpadu, hingga dukungan Thunderbolt 5 dalam satu paket dengan bandwidth tinggi dan latensi rendah.
Dari sisi prosesor, kedua chip mengusung CPU 18-core yang terdiri atas enam super core — yang disebut sebagai inti CPU tercepat di dunia untuk performa single-thread — serta 12 performance core baru yang dioptimalkan untuk efisiensi daya dan beban kerja multithread profesional. Secara keseluruhan, arsitektur baru ini menghadirkan peningkatan performa hingga 30 persen untuk beban kerja profesional dibanding generasi sebelumnya.
GPU pada M5 Pro dan M5 Max juga mengalami peningkatan signifikan. M5 Pro hadir dengan GPU hingga 20 core, sementara M5 Max membawa GPU hingga 40 core. Setiap core GPU dilengkapi Neural Accelerator, memungkinkan peningkatan komputasi AI hingga lebih dari empat kali lipat dibanding generasi sebelumnya. Untuk aplikasi yang memanfaatkan ray tracing, peningkatan performa grafis mencapai hingga 35 persen dibanding M4 Pro dan M4 Max.
M5 Pro dirancang untuk pengguna profesional seperti pemodel data, desainer audio pascaproduksi, hingga mahasiswa STEM yang membutuhkan keseimbangan antara performa CPU, GPU, dan kapasitas memori besar. Chip ini mendukung unified memory hingga 64GB dengan bandwidth mencapai 307GB per detik. Apple mengklaim kinerja GPU untuk komputasi AI pada M5 Pro lebih dari enam kali lipat dibanding M1 Pro.
Sementara itu, M5 Max ditujukan bagi profesional dengan kebutuhan ekstrem seperti animator 3D, pengembang aplikasi kompleks, dan peneliti AI. Chip ini mendukung unified memory hingga 128GB dengan bandwidth hingga 614GB per detik. Untuk AI compute, M5 Max menawarkan lebih dari enam kali peningkatan dibanding M1 Max dan lebih dari empat kali dibanding generasi sebelumnya.
Selain CPU dan GPU baru, kedua chip ini dibekali Neural Engine 16-core yang lebih cepat dengan koneksi bandwidth lebih tinggi ke memori, mendukung fitur Apple Intelligence langsung di perangkat. Media Engine terbaru juga mendukung akselerasi perangkat keras untuk H.264, HEVC, AV1 decode, serta ProRes encode dan decode.
Fitur keamanan baru seperti Memory Integrity Enforcement turut diperkenalkan, yang diklaim sebagai perlindungan keamanan memori selalu aktif tanpa mengorbankan performa. Thunderbolt 5 juga terintegrasi langsung di dalam chip dengan pengontrol khusus untuk setiap port, menghadirkan implementasi Thunderbolt paling canggih di industri menurut Apple.
Dengan kombinasi arsitektur Fusion, CPU generasi baru, GPU berskala besar dengan Neural Accelerator, serta bandwidth memori tinggi, M5 Pro dan M5 Max dirancang untuk mempercepat pemrosesan model bahasa besar, rendering 3D kompleks, simulasi ilmiah, hingga produksi video resolusi tinggi langsung dari MacBook Pro.
Apple menyebut efisiensi daya tetap menjadi fokus utama dalam pengembangan kedua chip ini. Dengan performa tinggi namun konsumsi daya rendah, M5 Pro dan M5 Max mendukung target perusahaan untuk mencapai netral karbon pada 2030 melalui pengurangan konsumsi energi sepanjang siklus hidup produk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....