Warga Kepulauan Channel Diimbau Waspada Pesatnya Gambar AI

  • 24 Feb 2026 08:52 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Kepulauan Channel:: Kemajuan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam menghasilkan gambar dan video memicu kekhawatiran serius di Kepulauan Channel. Hal ini disampaikan dalam laporan BBC Technology (23-02-2026) berjudul Warga Kepulauan Diperingatkan soal “Perkembangan Pesat” Gambar AI.

Peringatan tersebut disampaikan oleh pejabat di Jersey, menyusul meningkatnya risiko penyalahgunaan gambar hasil AI yang dapat merugikan individu nyata. Komisaris Informasi Jersey, Paul Vane, menjadi salah satu dari puluhan pejabat yang menandatangani pernyataan bersama untuk menyerukan pengawasan yang lebih ketat terhadap teknologi pembuatan gambar daring.

Paul Vane menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh lengah terhadap dampak AI. Menurutnya, anggapan bahwa penyalahgunaan teknologi “tidak akan terjadi pada kita” justru berbahaya. Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar menggunakan AI secara etis dan aman.

Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa teknologi AI kini mampu menghasilkan gambar dan video yang sangat realistis, termasuk yang menampilkan individu tertentu tanpa sepengetahuan maupun persetujuan mereka. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius karena berpotensi melanggar privasi dan merugikan korban secara nyata.

BBC Technology melaporkan, pekan lalu sebuah akun media sosial di Jersey yang mengunggah konten deepfake tidak pantas dan menargetkan staf sekolah telah memicu penyelidikan kepolisian. Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi AI dapat disalahgunakan untuk mencederai reputasi dan keamanan seseorang.

Sebagai langkah pencegahan, Kantor Komisaris Informasi Jersey bekerja sama dengan otoritas perlindungan data di Guernsey mengeluarkan panduan bagi masyarakat. Panduan tersebut mencakup anjuran untuk membatasi informasi pribadi yang dibagikan secara daring, bersikap lebih hati-hati dalam menggunakan platform AI, serta membuka dialog dengan anak-anak mengenai cara mereka memanfaatkan teknologi tersebut.

Para pejabat menilai, tanpa pemahaman dan pengawasan yang memadai, perkembangan AI yang cepat berpotensi menimbulkan dampak sosial yang serius. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan proaktif dalam melindungi diri di era teknologi digital yang terus berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....