Pembangunan Ladang Surya Inggris Dipercepat setelah Lelang

  • 20 Feb 2026 08:26 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, London: Pemerintah Inggris mempercepat pembangunan pertanian tenaga surya (solar farms) setelah putaran lelang energi terbarukan terkini mencatat jumlah proyek yang disetujui paling tinggi dalam sejarah. Laporan ini dipublikasikan dalam artikel BBC News berjudul “More solar farms on the way after record renewables auction” (10-02-2026).

Menurut laporan tersebut, puluhan proyek panel surya baru kini mendapatkan kontrak pemerintah, menandai langkah penting dalam upaya negara tersebut untuk memperluas sumber energi bersih dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Target pemerintah adalah meningkatkan kapasitas tenaga surya hingga puluhan gigawatt menjelang akhir dekade ini — jauh lebih tinggi dibanding tingkat saat ini.

Putaran lelang terbaru memberikan kontrak kepada proyek-proyek energi terbarukan berupa jaminan harga tetap untuk listrik yang dihasilkan selama dua dekade, sebuah insentif yang dirancang untuk menarik investasi dan memberi kepastian kepada pengembang energi bersih. Namun, meskipun harga energi surya lebih kompetitif dibanding pembangkit berbahan bakar gas baru, para analis menilai efeknya terhadap tagihan listrik rumah tangga masih bergantung pada harga pasar energi secara keseluruhan dan biaya jaringan.

Selain tenaga surya, lelang tersebut juga mendorong pengembangan teknologi lain, seperti turbin angin darat dan penyimpanan baterai untuk menampung energi ketika matahari tidak bersinar. Hal ini merupakan bagian dari rencana lebih luas pemerintah Inggris guna memenuhi target 95% pasokan listrik dari sumber bersih pada 2030.

Meskipun mendapat dukungan dari kelompok energi bersih, rencana perluasan lahan solar ini juga menghadapi kritik dari beberapa komunitas lokal yang khawatir pembangunan skala besar dapat merusak lanskap pedesaan. Pemerintah menyatakan akan bekerja sama dengan pemangku kepentingan setempat untuk menangani kekhawatiran tersebut sambil tetap mempercepat transisi energi bersih.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....