Riset Doktor Bioteknologi UNEJ Ungkap Infeksi Ganda Virus
- 28 Jan 2026 15:58 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Rendahnya produktivitas tebu nasional yang berdampak pada ketahanan gula Indonesia mendorong lahirnya riset doktoral perdana Program Doktor Bioteknologi Universitas Jember (UNEJ). Penelitian yang dikembangkan Dr. Intan Ria Neliana, S.Pd., M.Biotek berhasil mengungkap adanya infeksi ganda hingga triple virus mosaik pada tanaman tebu di Jawa Timur.
Melalui riset selama 3,5 tahun, Intan membuktikan bahwa penyakit mosaik pada tebu tidak selalu disebabkan oleh satu jenis virus. Penelitiannya mengidentifikasi Sugarcane Mosaic Virus (SCMV), Sugarcane Streak Mosaic Virus (SCSMV), dan Sorghum Mosaic Virus (SrMV), termasuk kombinasi infeksi ganda dan triple pada sejumlah varietas tebu. Temuan ini menjadi laporan pertama di Indonesia dan menjelaskan mengapa upaya pengendalian penyakit selama ini belum memberikan hasil optimal.
“Hal yang paling menarik bagi saya adalah ketika berhasil membuktikan adanya infeksi double dan triple virus mosaik pada tanaman tebu di perkebunan Jawa Timur. Temuan ini membuka pemahaman baru tentang kompleksitas penyakit mosaik dan langkah strategis untuk menanganinya,” ujar Intan.
Selain memetakan penyebab penyakit, riset ini juga menghasilkan inovasi deteksi dini melalui pengembangan antibodi poliklonal berbasis protein rekombinan yang mampu mendeteksi virus mosaik secara sensitif dan spesifik. Sebagai solusi jangka panjang, Intan juga mengembangkan konstruksi RNA interference (RNAi) sebagai dasar pengembangan tebu dengan ketahanan ganda terhadap virus mosaik.
“Jika memiliki kesiapan ilmu dan komitmen, studi doktoral bukanlah hal yang menakutkan. Justru di sanalah kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa dapat dimulai,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....