Dosen Polije Kembangkan Alat Pengasapan Ikan Tenaga Surya

  • 09 Jan 2026 23:28 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Inovasi teknologi tepat guna kembali dikembangkan oleh dosen Politeknik Negeri Jember (Polije). Melalui pendanaan Program DPPM BIMA Tahun 2025, sebuah penelitian berjudul “Integrasi Sistem Pirolisis Kondenser Spiral Berpendingin Alami pada Alat Pengasapan Ikan Tenaga Surya untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Asap Cair” berhasil menghadirkan modifikasi baru pada alat pengasapan ikan konvensional.

Penelitian ini diketuai oleh Risse Entikaria Rachmanita, dosen Polije, yang mengembangkan alat pengasapan ikan berbasis tenaga surya dengan penambahan sistem pirolisis, kondenser spiral berpendingin alami, serta filter asap. Modifikasi tersebut memungkinkan asap hasil pembakaran tidak terbuang, melainkan diubah menjadi asap cair yang lebih bersih, stabil, dan bernilai ekonomi tinggi.

“Selama ini asap hasil pengasapan ikan sebagian besar terlepas ke udara dan berpotensi mencemari lingkungan. Dengan sistem pirolisis dan pendinginan alami ini, asap dapat dikondensasikan menjadi asap cair yang lebih aman dan memiliki banyak manfaat, baik sebagai pengawet alami maupun produk turunan lainnya,” jelas Risse Jumat (9/1/2025).

Sistem pendinginan alami yang diterapkan pada kondenser spiral dirancang tanpa konsumsi energi listrik tambahan, sehingga selaras dengan konsep energi terbarukan dan ramah lingkungan. Sementara itu, filter asap berfungsi menyaring senyawa berbahaya sehingga kualitas asap cair yang dihasilkan menjadi lebih baik dan layak digunakan.

Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pengasapan ikan, tetapi juga membuka peluang diversifikasi produk bagi pelaku UMKM perikanan. Dengan satu alat, pengguna dapat menghasilkan ikan asap sekaligus asap cair, sehingga nilai tambah ekonomi semakin meningkat.

Melalui penelitian ini, Polije terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi aplikatif yang mendukung ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....