Mahasiswa UNEJ Juara 2 di Ajang Internasional The 19th APRU Multi-Hazards Symposium 2024
- 13 Okt 2024 07:24 WIB
- Jember
KBRN,Jember: Mahasiswa UNEJ berhasil meraihberhasil meraih Juara 2 atau Second Place Award dalam ajang mahasiswa Universitas Jember di ajang internasional The 19th APRU Multi-Hazards Symposium 2024 meraih yang diselenggarakan di National Taiwan University, Taipei, Taiwan.
Acara ini diikuti oleh 52 finalis dari 10 negara, termasuk Amerika Serikat, Nigeria, Cina, Taiwan, Meksiko, Jepang, India, Singapura, Filipina, dan Indonesia.
Tim mahasiswa Universitas Jember terdiri dari Dhimas Rizky Handoko (Fakultas Keperawatan), Nayla Adila Taqiyya (Fakultas MIPA), M. Ardy Ardan (Fakultas Teknik), Aura Zahra Cintarry Bintang Pamungkas (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), dan Annisa Luthfi Zakiya (Fakultas Ekonomi dan Bisnis). Mereka dibimbing oleh Ir. Welayaturromadhona, M.Sc (Dosen Fakultas Teknik) dan Arif Mohammad Siddiq, S.Si., M.Si (Dosen Fakultas MIPA
Nayla Adila Taqiyya saat diwawancarai di kampus Sabtu (11/10/2024) menyampaikan rasa bangganya
“Kami merasa sangat bangga bisa membawa nama Universitas Jember di kancah internasional. Melalui proyek ini, kami ingin menunjukkan bahwa kearifan lokal berupa mitologi bisa menjadi pendekatan inovatif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, terutama di kawasan Geopark"ujar Nayla Sabtu (11/10/2024).
Sementara itu dosen pembimbing, Welayaturromadhona, menambahkan bahwa mahasiswa memiliki dedikasi yang luar biasa.
“Kerja keras dan dedikasi mereka luar biasa. Kami berharap, hasil penelitian ini bisa memberikan kontribusi nyata tidak hanya bagi ilmu pengetahuan, tetapi juga bagi pelestarian Geopark di Indonesia.”
Tim Universitas Jember, yang merupakan kolaborasi dari lima fakultas, mengirimkan lima judul abstrak, tiga di antaranya berhasil lolos ke tahap final dan diundang ke Taipei untuk mempresentasikan ide mereka dalam bentuk poster.
Salah satu dari tiga judul tersebut, berjudul “Integrating Geomythology for Geoconservation in the Ijen UNESCO Global Geopark”.
Simposium ini membahas integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi inovatif seperti Artificial Intelligence (AI), big data, Geographic Information System (GIS), sistem peringatan dini, analisis dampak bencana, serta penilaian risiko. Simposium ini juga mengangkat isu perubahan iklim global dan meningkatkan efektivitas strategi pengurangan serta manajemen risiko bencana.
Penelitian ini menggabungkan tiga pendekatan utama: Survei Geologi, Studi Etnografi, dan Pengumpulan Data Mitos. Survei geologi dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi unsur dan struktur geologi, menilai histori geologi di masa lalu, serta potensi kerusakan di masa depan.
Data geologi dikumpulkan melalui teknik survei, observasi, dan pemetaan tanah batuan di kawasan Ijen Geopark. Sementara itu, studi etnografi dan pengumpulan data mitologi dilakukan melalui wawancara kualitatif serta observasi partisipatif terhadap aspek budaya dan ritual masyarakat lokal di kawasan tersebut.
Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analitik tematik dengan bantuan perangkat lunak VosViewer, yang memetakan hubungan antara narasi mitologi dan tindakan geokonservasi yang dilakukan oleh masyarakat.
Sebagai hasil akhir, tim Universitas Jember merancang prototipe GeoLore, sebuah peta interaktif yang mengintegrasikan data mitologi dengan situs geologi di kawasan Ijen. Prototipe ini dapat diakses di situs https://unej.id/GeoLoreinteractivemap
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....