4.293 Warga Lumajang Terima BLT DBHCHT, Penyaluran Berlangsung hingga Awal Oktober

  • 10 Sep 2026 18:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang - Sebanyak 4.293 warga Kabupaten Lumajang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap hingga awal Oktober dengan lokasi yang diupayakan lebih dekat dari tempat tinggal penerima.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang sebagai bagian dari pemanfaatan DBHCHT untuk memberikan dukungan kepada masyarakat sesuai dengan kriteria penerima yang telah ditetapkan.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti, menjelaskan penerima bantuan berasal dari beberapa kelompok, yakni petani tembakau, buruh pabrik rokok, masyarakat miskin, serta masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Penerima DBHCHT ini sebanyak 4.293 orang. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, masyarakat miskin, dan masyarakat yang terdampak erupsi Semeru,” ujar Indriono, Rabu (10/9/2026).

Berdasarkan rincian penerima, sebanyak 3.525 orang merupakan petani tembakau, 250 orang buruh pabrik rokok, 268 orang masyarakat miskin, dan 250 orang masyarakat terdampak erupsi Semeru.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp600 ribu. Dengan jumlah penerima tersebut, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,5758 miliar.

Sebelum bantuan disalurkan, Dinsos P3A melakukan pendataan dan verifikasi calon penerima. Proses tersebut dilakukan bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) untuk memastikan data penerima sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

“Untuk mekanismenya, kami melakukan pendataan dan verifikasi yang bekerja sama dengan APTI. Pemberiannya digunakan di bulan ini,” jelasnya.

Penyaluran kemudian dilakukan secara bertahap dan terjadwal. Pemerintah berupaya mendekatkan lokasi penyaluran dengan tempat tinggal penerima sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh untuk mengakses bantuan.

“Kita lakukan secara bertahap dan terjadwal. Kita dekatkan dengan rumah masing-masing sampai dengan awal Oktober,” kata Indriono.

Dengan pola tersebut, masyarakat penerima dapat mengikuti jadwal penyaluran sesuai tahapan yang telah ditentukan. Proses penyaluran juga mengacu pada data yang telah melalui pendataan dan verifikasi.

BLT DBHCHT ini diharapkan dapat memberikan dukungan bagi masyarakat penerima, khususnya mereka yang berkaitan dengan sektor tembakau maupun kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian karena kondisi sosial dan dampak erupsi Semeru.

Melalui penyaluran secara bertahap, terjadwal, dan dengan lokasi yang diupayakan mudah dijangkau, Pemkab Lumajang berupaya memastikan bantuan dapat diterima masyarakat sesuai sasaran. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....