Lumajang Targetkan Pengembangan Pisang Cavendish hingga 300 Hektare
- 03 Sep 2026 14:10 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Pemerintah dan pelaku pertanian di Kabupaten Lumajang mendorong pengembangan pisang Cavendish hingga mencapai 300 hektare. Perluasan tersebut diarahkan untuk memperkuat basis produksi sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi petani mengembangkan komoditas hortikultura bernilai ekonomi.
Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang, Jamaluddin, mengatakan pengembangan kawasan menjadi bagian penting untuk memperkuat keberadaan pisang Cavendish di Lumajang.
Saat ini, luas pengembangan Cavendish masih sekitar 35 hektare. Dari kondisi tersebut, pengembangan secara bertahap diarahkan menuju 300 hektare, dengan tahap awal membutuhkan sedikitnya 100 hektare lahan.
“Target pengembangannya sekitar 300 hektare. Saat ini baru sekitar 35 hektare, sehingga masih ada ruang yang cukup besar untuk dikembangkan,” ujar Jamaluddin, Rabu (2/9/2026).
Pengembangan dilakukan melalui intensifikasi pada lahan yang sudah ada maupun pemanfaatan lahan baru yang sesuai. Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pengembangan meliputi Kecamatan Jatiroto, Sukodono, Randuagung, Kunir, Rowokangkung, dan Tempeh.
Pola tersebut memberi ruang bagi petani untuk mengembangkan Cavendish sesuai potensi wilayah masing-masing. Dengan pengembangan kawasan yang lebih luas, produksi tidak hanya bertumpu pada satu sentra, tetapi dapat tersebar di beberapa wilayah sehingga basis produksi menjadi lebih kuat.
Bagi masyarakat, perluasan komoditas pertanian memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar bertambahnya luas lahan. Bertambahnya aktivitas budidaya dapat membuka peluang ekonomi bagi petani serta menggerakkan kebutuhan tenaga kerja dan usaha pendukung di sekitar kegiatan pertanian.
Jamaluddin menyebutkan, lahan yang dikelola petani untuk pengembangan Cavendish umumnya berada pada kisaran 2 hingga 3 hektare. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan komoditas dapat melibatkan petani dengan skala lahan yang tidak terlalu besar.
Pengembangan 300 hektare juga menjadi peluang untuk memperkuat posisi Lumajang sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pisang. Cavendish dapat dikembangkan berdampingan dengan pisang Mas Kirana yang selama ini telah dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.
Namun, perluasan lahan tetap perlu diikuti dengan pengelolaan budidaya yang baik agar penambahan luas tanam berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas dan kualitas hasil. Karena itu, pengembangan kawasan perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan petani dan kondisi lahan.
Target 300 hektare tersebut sekaligus menunjukkan adanya ruang pertumbuhan baru bagi sektor hortikultura Lumajang. Jika pengembangan berjalan konsisten, semakin banyak lahan produktif dan petani dapat terhubung dengan rantai usaha Cavendish, sehingga manfaat ekonominya berpotensi dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....