Kontes Kambing Senduro dan Domba Segera Digelar

  • 18 Agt 2026 21:18 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang - Peternak di Kabupaten Lumajang bersiap mengikuti Kontes Ternak Kambing Senduro dan Domba yang akan digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang. Selain menjadi ajang menunjukkan kualitas ternak, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peternak untuk menambah pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus mengenalkan potensi ternak unggulan Lumajang kepada masyarakat.

Informasi mengenai kontes tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulan Andari dalam Talkshow Jelita (Jelajah Informasi dan Berita) bertema “Kontes Ternak Kambing Senduro dan Domba: Mendorong Peternakan Unggul Lumajang” yang disiarkan LPPL Radio Suara Lumajang, Selasa (18/8/2026).

Retno mengatakan, Lumajang memiliki potensi peternakan yang perlu terus dikenalkan dan dikembangkan, salah satunya kambing Senduro dan domba. Melalui kontes, potensi tersebut diharapkan semakin dikenal masyarakat sekaligus mendorong peternak untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.

“Masyarakat perlu mengetahui bahwa Lumajang memiliki berbagai potensi peternakan, tidak hanya sapi dan kambing secara umum, tetapi juga ternak unggulan seperti kambing Senduro dan domba,” ungkapnya.

Menurut Retno, kontes tidak hanya ditujukan untuk menentukan ternak terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi agar masyarakat dapat mengenal potensi peternakan Lumajang secara langsung.

“Harapannya masyarakat turut hadir dan melihat secara langsung berbagai potensi ternak yang ada di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, berbagai fasilitas pendukung juga telah dipersiapkan, termasuk area parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk datang bersama keluarga dan melihat secara langsung berbagai ternak yang ditampilkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, drh. Endra Novianto, mengatakan persiapan pelaksanaan kontes terus dilakukan, termasuk kesiapan peserta dan ternak yang akan mengikuti perlombaan.

Bagi peternak yang masih mengalami kendala dalam proses pendaftaran atau membutuhkan informasi lebih lanjut, Poskeswan dapat menjadi tempat untuk mendapatkan informasi dan pendampingan.

“Poskeswan juga dapat menjadi tempat bagi peserta jika mengalami kesulitan ketika pendaftaran atau ada yang ingin ditanyakan,” jelasnya.

Endra mengimbau peternak tidak menunggu mendekati hari pelaksanaan untuk mempersiapkan ternaknya. Kondisi kesehatan dan stamina ternak perlu diperhatikan agar hewan dalam kondisi baik saat mengikuti kontes.

Peternak juga diminta membatasi aktivitas keluar-masuk kandang serta memastikan ternak telah mendapatkan vaksinasi. Bagi ternak yang belum mendapatkan vaksin, vaksinasi perlu segera dilakukan dan dilengkapi surat keterangan sebagai bagian dari persyaratan mengikuti kontes.

“Bagi ternak yang belum mendapatkan vaksin, peternak diharapkan segera melakukan vaksinasi dan meminta surat keterangan sebagai bagian dari kelengkapan persyaratan mengikuti kontes,” ujarnya.

Selain persiapan ternak, peserta juga akan mendapatkan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan melalui Technical Meeting (TM) yang dijadwalkan berlangsung tiga hari sebelum perlombaan. Area pelaksanaan lomba nantinya akan dibedakan berdasarkan kategori ternak.

Bagi peternak, mengikuti kontes dapat menjadi kesempatan untuk mengukur kualitas ternak secara lebih objektif sekaligus memperoleh pengalaman dalam kompetisi. Hasil kontes juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi peternak untuk menentukan langkah pengembangan ternak berikutnya.

Tidak hanya itu, prestasi dalam kontes berpotensi memberikan nilai tambah bagi ternak. Para pemenang nantinya akan memperoleh sertifikat, hadiah, dan trofi sebagai bentuk penghargaan atas kualitas ternak yang ditampilkan.

“Para pemenang kontes nantinya akan mendapatkan sertifikat, hadiah, dan trofi yang diberikan dalam rangkaian acara tersebut,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, kehadiran kontes menjadi kesempatan untuk lebih mengenal kambing Senduro dan domba sebagai bagian dari potensi peternakan Lumajang. Sementara bagi peternak, ajang tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan kualitas ternak, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring dengan sesama pelaku peternakan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap pengembangan peternakan tidak berhenti pada kegiatan kontes, tetapi berlanjut menjadi proses pembinaan yang mendorong peningkatan kualitas ternak dan memberikan manfaat ekonomi bagi peternak.

Dengan demikian, Kontes Ternak Kambing Senduro dan Domba menjadi lebih dari sekadar arena kompetisi. Kegiatan ini menjadi ruang bertemu antara peternak, pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat untuk bersama-sama mengenalkan sekaligus mengembangkan potensi peternakan Lumajang. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/RizQ/Bob/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....