Hari Pramuka ke-65, Pesan Kak Yudha: Belajar, Berkarya dan Jadi Bagian dari Solusi

  • 15 Agt 2026 07:11 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang - Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mendorong Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi ruang pembentukan karakter, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar, berkreasi, berinovasi, dan menyelesaikan persoalan nyata di lingkungan sekitar.

Pesan tersebut disampaikan Yudha saat memimpin apel peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Glagaharum, Kecamatan Senduro, Jumat (14/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yudha membacakan amanat tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. Amanat tersebut menegaskan perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka yang diwarnai pengabdian, karya, keteladanan, dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta mencintai tanah air.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 dan Jambore Nasional ke-XII mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Menurut Yudha, tema tersebut relevan dengan tantangan pembangunan sekaligus mendorong generasi muda mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan.

“Melalui pendidikan kepramukaan, kita ingin menumbuhkan budaya produktif, kecintaan terhadap pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda,” ujarnya.

Yudha mengatakan, pendidikan kepramukaan perlu terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Jika sebelumnya Pramuka dikenal dengan konsep learning by doing atau belajar melalui praktik, kini generasi muda perlu didorong menuju pola learning, creating, and solving, yakni belajar, mencipta, dan menyelesaikan persoalan.

Menurutnya, kemampuan tersebut semakin dibutuhkan karena generasi muda menghadapi perubahan yang berlangsung cepat, mulai dari perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, perubahan iklim, ketahanan pangan dan energi, hingga perubahan dunia kerja.

Di tengah perkembangan tersebut, generasi muda juga menghadapi tantangan sosial seperti penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks, perjudian daring, serta menurunnya kepedulian sosial.

“Teknologi memberikan kemampuan yang semakin besar, tetapi karakterlah yang memberikan arah agar kemampuan itu digunakan untuk kebermanfaatan. Karena itu, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma harus tetap menjadi landasan setiap Pramuka dalam menghadapi perkembangan zaman,” tegasnya.

Ia mendorong agar pengalaman mengikuti kegiatan kepramukaan tidak berhenti sebagai pengalaman perkemahan maupun kegiatan seremonial. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di gugus depan, sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

“Kami ingin setiap Pramuka memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, keberanian untuk mencoba, dan gagasan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan nyata, seperti menanam pangan, mengelola lingkungan, memanfaatkan teknologi, mengembangkan usaha, membantu masyarakat, dan menghadirkan inovasi,” ungkapnya.

Yudha optimistis pembinaan sejak usia muda melalui Gerakan Pramuka dapat melahirkan generasi yang mampu mengambil peran dalam pembangunan. Para Pramuka hari ini diharapkan tumbuh menjadi petani dan inovator pangan, ilmuwan, teknolog, wirausahawan, profesional, pemimpin masyarakat, hingga pemimpin bangsa yang berkarakter dan berintegritas.

Pada momentum tersebut, Yudha juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, orang tua, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, relawan, serta seluruh mitra strategis Gerakan Pramuka yang telah mendukung pembinaan generasi muda.

“Semoga sinergi dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi pembinaan generasi muda, pembangunan daerah, serta kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga kreatif, inovatif, terampil, mandiri, dan mampu menghadirkan solusi bagi lingkungan serta masyarakat. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ad/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....