Pemulihan Pasokan Listrik di Lumajang Terus Diupayakan
- 22 Jun 2026 01:09 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Upaya pemulihan pasokan listrik di Kabupaten Lumajang terus dilakukan PT PLN (Persero) di tengah pemadaman bergilir yang berdampak pada 14 kecamatan. Di tengah proses tersebut, kepastian informasi mengenai wilayah terdampak, durasi pemadaman, dan perkembangan pemulihan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat agar aktivitas rumah tangga, usaha, pendidikan, hingga layanan berbasis listrik dapat disesuaikan dengan lebih baik.
Manager PLN UP3 Lumajang, Drian Friska, menjelaskan bahwa pemadaman bergilir dilakukan sebagai langkah penyesuaian pasokan listrik sambil menunggu proses pemulihan sistem pembangkit berjalan optimal. Menurutnya, PLN saat ini terus mengupayakan percepatan penanganan dengan mengoptimalkan sumber pasokan lain agar dampak terhadap pelanggan dapat diminimalkan.
Ia menyebutkan, wilayah yang terdampak secara menyeluruh meliputi Kecamatan Padang, Gucialit, Senduro, Pasrujambe, Tekung, Yosowilangun, Rowokangkung, Candipuro, Pronojiwo, Tempursari, dan Pasirian. Sementara itu, sebagian wilayah di Kecamatan Ranuyoso, Klakah, dan Randuagung juga mengalami pemadaman bergilir.
“Yang terdampak lebih kurang 11 kecamatan dan tiga kecamatan lainnya sebagian wilayah terdampak,” ujar Drian, Jumat malam (19/6/2026).
Menurutnya, durasi pemadaman rata-rata berlangsung sekitar tiga jam. PLN, kata dia, terus melakukan pemantauan dan penyesuaian sistem sambil mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain sebagai bagian dari upaya menjaga suplai listrik bagi masyarakat.
“Kondisi akan kami update secara berkala. PLN berusaha melakukan pemulihan secepat mungkin dan mengoptimalkan pasokan pembangkit lainnya untuk meminimalkan dampak kepada pelanggan,” katanya.
Pemadaman bergilir di Lumajang diketahui telah berlangsung sejak 9 Juni 2026. Hingga kini, proses pemulihan masih terus berjalan dan belum seluruhnya kembali normal. Situasi tersebut membuat informasi yang cepat, akurat, dan berkelanjutan menjadi hal yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama bagi keluarga, pelaku usaha, dan warga yang aktivitasnya sangat bergantung pada pasokan listrik.
Bagi masyarakat, listrik bukan sekadar kebutuhan penerangan, tetapi juga penopang berbagai aktivitas penting, mulai dari operasional usaha kecil, pengisian daya perangkat komunikasi, penyimpanan bahan makanan, kegiatan belajar anak, hingga layanan administrasi dan pekerjaan berbasis perangkat elektronik. Karena itu, kejelasan informasi mengenai jadwal maupun wilayah pemadaman akan sangat membantu warga dalam menyiapkan langkah antisipasi.
Harapan itu juga disampaikan warga. Abdul Rohman, warga Kecamatan Pasirian, mengaku aktivitas keluarganya sempat terganggu ketika pemadaman terjadi pada malam hari. Menurutnya, informasi yang lebih awal dan lebih pasti akan membantu masyarakat mengatur kebutuhan rumah tangga, termasuk menyesuaikan pekerjaan dan penggunaan perangkat listrik.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dalam situasi gangguan layanan dasar, komunikasi publik yang terbuka dan berkala menjadi bagian penting dari pelayanan. Informasi yang jelas tidak hanya membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas, tetapi juga mengurangi kebingungan dan memperkuat kepercayaan publik selama proses pemulihan berlangsung.
PLN memastikan akan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan pembaruan kondisi pasokan listrik secara berkala. Upaya percepatan pemulihan tersebut diharapkan dapat mempercepat normalisasi distribusi listrik di Lumajang sehingga aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan pergerakan ekonomi daerah dapat kembali berjalan dengan lebih optimal. (MC Kab. Lumajang/Ard/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....