Bunda Indah Pastikan Ribuan Rumah di Kawasan Rawan Kekeringan Nikmati Air Bersih

  • 11 Jun 2026 05:04 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat pemerataan layanan dasar bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional yang akan memanfaatkan Sumber Air Mrutu untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah utara Lumajang.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memastikan sebanyak 2.791 rumah warga di lima desa rawan kekeringan di Kecamatan Kedungjajang akan mulai menikmati aliran air bersih pada Desember 2026. Lima desa tersebut meliputi Desa Bence, Krasak, Pandansari, Tempursari, dan Sawaran Kulon, yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan keterbatasan air, terutama saat musim kemarau.

"Kabar baik bagi masyarakat, minggu depan pembangunan pemanfaatan Sumber Air Mrutu akan dimulai," ujar Bupati Lumajang, Rabu (10/6/2026).

Pembangunan SPAM regional tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses air minum yang aman dan berkelanjutan. Selain melayani Kecamatan Kedungjajang, jaringan air bersih nantinya juga akan menjangkau Kecamatan Klakah dan Ranuyoso.

Pelaksanaan proyek dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dimulai dengan pembangunan jaringan dari Sumber Air Mrutu menuju reservoir di Desa Sawaran Kulon. Dari titik tersebut, air akan didistribusikan langsung ke ribuan rumah warga yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.

Tahap selanjutnya, distribusi akan diperluas menuju reservoir di Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, serta Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat wilayah utara Kabupaten Lumajang.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Lumajang, Iin Suhariyati, menjelaskan bahwa pembangunan SPAM regional tersebut didukung pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan pola pekerjaan yang tidak bersifat multiyears, proyek ini ditargetkan dapat memasuki tahap uji fungsi pada akhir tahun 2026.

Kehadiran jaringan air bersih ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi daerah-daerah yang selama ini menjadi langganan kekeringan. Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, proyek tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan dasar yang merata, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mendukung produktivitas dan kesejahteraan warga.

Dengan dimulainya pembangunan SPAM regional Sumber Air Mrutu, harapan masyarakat di kawasan utara Lumajang untuk memperoleh akses air bersih yang layak kini semakin mendekati kenyataan. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun terus berupaya memastikan setiap warga mendapatkan hak dasar yang sama untuk hidup lebih sehat dan sejahtera. (Kominfo-lmj/Ard)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....