Lomba Burung Berkicau “Bupati Cup” Dorong Sportivitas dan Penguatan UMKM

  • 25 Mei 2026 12:02 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang- Bupati Lumajang Indah Amperawati secara resmi membuka Lomba Burung Berkicau “Bupati Cup” di Alun-Alun Lumajang, Minggu (24/5/2026). Ajang yang diikuti para pecinta burung berkicau atau kicau mania dari berbagai daerah itu berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat serta pelaku UMKM lokal.

Dalam sambutannya Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya para kicau mania dari luar daerah yang hadir dan turut menyemarakkan event tahunan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, khususnya bagi para kicau mania yang datang dari luar daerah. Kehadiran Saudara-saudara sekalian tidak hanya menyemarakkan lomba ini, tetapi juga menjadi kehormatan tersendiri bagi Bumi Lumajang yang kita cintai ini” ujarnya.

Menurutnya Lomba Burung Berkicau “Bupati Cup” tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan unjuk kualitas burung berkicau, melainkan juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Lumajang pun mengajak seluruh pengunjung, panitia, dan peserta untuk ikut mendukung UMKM lokal dengan membeli produk-produk yang dijual di sekitar arena kegiatan.

“Jangan lupa untuk melarisi kios-kios UMKM yang ada di sini. Mari kita belanja produk lokal Lumajang sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Dengan cara inilah, sinergi antara hobi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan,” ungkap Bunda Indah.

Selain memberikan perhatian terhadap geliat ekonomi masyarakat Bupati Lumajang juga menyampaikan pesan khusus kepada tim juri yang bertugas agar menjaga integritas selama perlombaan berlangsung. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dan kehormatan sebuah kompetisi sangat ditentukan oleh profesionalitas dewan juri.

“Kunci sukses dan kehormatan dari sebuah perlombaan ada di tangan saudara-saudara sekalian. Saya meminta kepada seluruh juri untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, objektif, dan adil (fair play),” tegasnya.

Bunda Indah menekankan agar tidak ada intervensi, titipan, maupun keberpihakan dalam proses penilaian. Menurutnya, penilaian harus didasarkan pada kualitas performa burung di lapangan, bukan latar belakang pemilik ataupun komunitas tertentu.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. Menang ataupun kalah, lanjutnya, merupakan hal yang lumrah dalam sebuah perlombaan, sementara kebersamaan dan kegembiraan menjadi nilai utama yang harus dijaga.

“Selamat berlomba, jaga ketertiban, larisi UMKM kita, dan selamat menikmati keindahan Kabupaten Lumajang,” pungkasnya. (Kominfo-Lmj/Fb)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....