Dua Jembatan Perintis Garuda Perkuat Konektivitas Desa di Lumajang
- 19 Mei 2026 10:45 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Penguatan infrastruktur penghubung antarwilayah desa terus menjadi perhatian di Kabupaten Lumajang. Hingga saat ini, pembangunan jembatan perintis telah hadir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pasrujambe dan Kecamatan Sukodono, sebagai bagian dari upaya membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan.
Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.AP., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar di desa menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Jembatan menjadi sarana vital yang mempercepat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan membuka akses pelayanan dasar. Infrastruktur seperti ini sangat penting untuk mendorong kemajuan desa,” ujarnya.
Salah satunya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, yang terus berlanjut melalui pengecoran kanan-kiri rabat bagian utara menuju Desa Dawuhan Lor, Senin (18/5/2026). Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama aparat kewilayahan.
Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono, Sertu Hery Wahyudi, menyampaikan bahwa tahap pengecoran tersebut menjadi bagian penting dari penyelesaian akses utama penghubung antar desa.
“Pengecoran sisi utara ini sangat penting karena menjadi jalur penghubung menuju Desa Dawuhan Lor. Kami bersama warga terus berupaya agar pembangunan berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Keberadaan dua jembatan perintis di Pasrujambe dan Sukodono menunjukkan bahwa pembangunan desa di Lumajang diarahkan pada pembukaan konektivitas yang lebih merata. Wilayah pedesaan yang sebelumnya memiliki hambatan akses kini mulai diperkuat melalui infrastruktur yang mendukung aktivitas warga secara langsung.
Jembatan memiliki fungsi strategis bukan hanya sebagai penghubung fisik, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi desa. Akses yang semakin terbuka akan mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah mobilitas warga, serta meningkatkan keterhubungan layanan pendidikan, kesehatan, dan perdagangan.
Pembangunan di Sukodono juga mencerminkan model pembangunan partisipatif. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat melalui gotong royong menjadi kekuatan sosial yang mempercepat pembangunan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun bersama.
Dengan hadirnya dua jembatan perintis di Lumajang, penguatan konektivitas desa semakin nyata. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan, terutama di kawasan penyangga yang menopang sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan.
Pembangunan akses dasar seperti jembatan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan wilayah. Ketika desa terhubung dengan baik, potensi ekonomi lokal lebih mudah berkembang dan kualitas hidup masyarakat meningkat secara bertahap. (MC Kab. Lumajang/Pendim 0821/Wy/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....