Lantik 3 Pj Kades Baru, Bunda Indah Warning Keras Soal Transparansi Dana Desa!
- 08 Mei 2026 09:03 WIB
- Jember
RRI.CO.ID,Lumajang- Aura ketegasan menyelimuti Gedung PKK Kabupaten Lumajang pagi ini, Kamis (07/05/2026). Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si, yang akrab disapa Bunda Indah, secara resmi melantik tiga Penjabat (Pj) Kepala Desa untuk Desa Yosowilangun Kidul, Dawuhan Wetan, dan Banyuputih Lor. Pelantikan ini menjadi langkah krusial pemerintah daerah untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap stabil di tengah penantian regulasi teknis pemilihan kepala desa definitif.
Dalam arahannya, Bunda Indah menekankan bahwa jabatan Pj Kades bukanlah sekadar pengisi kekosongan, melainkan amanah strategis yang menuntut integritas tinggi. Beliau menginstruksikan para pejabat baru untuk segera melakukan pemetaan potensi serta masalah di wilayah masing-masing.
"Saya tidak ingin ada kekosongan pelayanan. Rakyat tidak boleh dirugikan hanya karena transisi kepemimpinan," tegas Bunda Indah di hadapan jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Poin yang paling mencuri perhatian adalah instruksi tegas Bunda Indah mengenai tata kelola keuangan. Beliau mewajibkan seluruh Pj Kades yang baru dilantik untuk menerapkan sistem transaksi non-tunai di semua lini kegiatan desa. Langkah ini diambil untuk menutup celah praktik korupsi dan memastikan anggaran desa dikelola secara transparan, akuntabel, serta tepat sasaran demi kesejahteraan warga.
"Zaman sudah berubah, semua harus serba transparan. Saya minta Pj Kades yang baru, saudara Muhamad Irwin, Oke Suprihatmanko, dan Samsul Hadi, benar-benar disiplin dalam mengelola dana desa. Jangan main-main dengan anggaran! Gunakan setiap rupiah untuk kepentingan rakyat dan pastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat bawah," ujar Bunda Indah dengan nada lugas.
Tak hanya soal administrasi, Bunda Indah juga menyoroti peran sosial para istri Pj Kades yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Desa. Beliau meminta mereka berperan aktif sebagai 'Bu Inggi' yang merangkul kaum perempuan untuk menekan angka stunting dan mencegah pernikahan usia dini. Sinergi antara pemimpin desa dan penggerak PKK dianggap sebagai kunci utama dalam membangun ketahanan keluarga di pelosok desa.
Menutup prosesi pelantikan, Bupati perempuan pertama Lumajang ini berpesan agar para Pj Kades segera membangun komunikasi harmonis dengan BPD, perangkat desa, hingga Ketua RT/RW. Beliau mengingatkan bahwa seorang pamong harus memiliki jiwa "ngemong" atau melayani dengan hati. Stabilitas dan kondusivitas wilayah harus tetap terjaga, terutama bagi desa yang akan menghadapi pemilihan anggota BPD dalam waktu dekat.
Dengan pelantikan ini, diharapkan ketiga desa tersebut mampu berlari kencang mengejar target pembangunan daerah. Masyarakat kini menanti pembuktian dari para Pj Kades baru untuk membawa perubahan nyata, sejalan dengan visi besar Bunda Indah dalam mewujudkan Lumajang yang lebih hebat dan bermartabat. (Kominfo-lmj/Anby)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....