Desa di Garda Depan, Maksimalkan Rembug Stunting untuk Percepatan Penanganan
- 15 Apr 2026 15:10 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan desa sebagai garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting, dengan memperkuat peran rembug stunting sebagai forum strategis yang menentukan arah intervensi di tingkat akar rumput.
Melalui kegiatan Rembug Stunting dan sosialisasi program GENTING, Selasa (14/04/2026), ditegaskan bahwa keberhasilan penanganan stunting sangat ditentukan oleh efektivitas perencanaan dan pelaksanaan program di desa.
Asisten Administrasi Sekda Lumajang, Akhmad Taufik, menekankan bahwa rembug stunting harus dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi yang produktif, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Di desa, semua intervensi dirancang, dijalankan, dan dievaluasi. Di situlah kunci keberhasilan penanganan stunting,” ujarnya.
Ia menjelaskan, desa memiliki peran sentral karena menjadi titik awal identifikasi masalah, penentuan sasaran, hingga pelaksanaan intervensi yang langsung menyentuh masyarakat.
Untuk itu, penguatan peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat kecamatan dan desa menjadi langkah penting agar koordinasi berjalan lebih efektif dan terarah.
Dengan koordinasi yang kuat, setiap program dapat berjalan selaras, tidak tumpang tindih, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Program GENTING turut memperkuat strategi ini melalui pendekatan langsung kepada keluarga berisiko, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun perbaikan lingkungan seperti sanitasi dan akses air bersih.
Pendekatan ini dinilai mampu mempercepat hasil karena intervensi dilakukan secara spesifik dan terukur sesuai kondisi masing-masing desa.
Sebagai bukti capaian, sejumlah kecamatan seperti Sumbersuko, Yosowilangun, dan Ranuyoso mendapatkan apresiasi atas keberhasilannya dalam mewujudkan desa bebas stunting.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa penguatan peran desa dan kolaborasi lintas sektor mampu memberikan hasil nyata dalam penanganan stunting.
Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis, dengan menjadikan desa sebagai pusat intervensi dan rembug stunting sebagai penggerak utama, percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. (MC Kab. Lumajang/Ad/An-m)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....