Kemenhaj Lumajang. Pastikan Perlindungan dan Keselamatan Jemaah Umrah
- 04 Mar 2026 20:07 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang -Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada jemaah umrah Indonesia di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah yang berdampak pada penyesuaian sejumlah jadwal penerbangan internasional.
Melalui sistem pemantauan berbasis data SISKOPATUH, Kemenhaj terus memonitor secara real time keberadaan dan pergerakan jemaah. Hingga saat ini tercatat sekitar 58.873 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi. Seluruh perkembangan situasi dipantau secara intensif guna memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan jemaah tetap menjadi prioritas utama pemerintah.
Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Kabupaten Lumajang, Umar Hasan, menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah pusat terus melakukan koordinasi aktif dengan Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi, Kantor Urusan Haji, serta otoritas setempat.
“Kemenhaj hadir untuk memastikan seluruh jemaah tetap dalam kondisi aman dan terlayani dengan baik. Koordinasi lintas sektor terus kami perkuat agar setiap perkembangan dapat direspons cepat dan tepat,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan, penyesuaian jadwal penerbangan merupakan langkah antisipatif yang mengedepankan prinsip kehati-hatian demi keselamatan bersama. Pemerintah memandang kebijakan ini sebagai bentuk mitigasi risiko agar perjalanan ibadah tetap berjalan aman dan terkendali.
Karena itu, jemaah diimbau mengikuti arahan resmi dari maskapai dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta rutin memperbarui informasi melalui kanal resmi pemerintah. Kemenhaj juga mengingatkan keluarga jemaah di tanah air agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi.
| Baca juga: Hunian Aman Dimulai dari Legalitas |
Transparansi informasi menjadi komitmen utama pemerintah agar masyarakat memperoleh kepastian yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini, belum ada laporan gangguan keselamatan jemaah asal Lumajang.
“Kami terus melakukan pemantauan intensif dan memastikan komunikasi dengan PPIU berjalan optimal. Insyaallah seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat,” tambahnya.
Melalui penguatan koordinasi, sistem pengawasan terintegrasi, serta sinergi dengan perwakilan RI di luar negeri, Kemenhaj optimistis situasi tetap terkendali. Pemerintah hadir sebagai pelindung dan pelayan umat, memastikan setiap jemaah memperoleh rasa aman dalam menjalankan ibadah suci di Tanah Suci. (Kominfo-lmj/Ard)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....