IPSI Diajak Jaga Kerukunan Dukung Pariwisata Banyuwangi

  • 02 Agt 2026 10:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Pengurus perguruan pencak silat di Banyuwangi diminta terus menjaga kerukunan dan memperkuat sinergi agar iklim keamanan daerah tetap kondusif. Stabilitas tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan wisatawan dan mendukung perkembangan sektor pariwisata Banyuwangi.

Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono (BHS), yang juga Anggota Komisi VII DPR RI, mengatakan potensi konflik antarperguruan harus dicegah melalui komunikasi dan pembinaan yang berkelanjutan. Menurutnya, Banyuwangi sebagai daerah tujuan wisata membutuhkan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

"Kita titipkan agar tidak terjadi bentrok atau apa pun yang bisa mengganggu ketenteraman dan kenyamanan masyarakat. Terlebih karena ini adalah wilayah pariwisata, jangan sampai dijauhi oleh wisatawan karena hal-hal seperti itu," ujar Bambang, Sabtu 1 Agustus 2026.

Pesan tersebut disampaikan BHS saat melantik Pengurus Kabupaten IPSI Banyuwangi periode 2026–2030 di GOR Ponpes Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Dalam kesempatan itu, Pengprov IPSI Jawa Timur juga menyerahkan bantuan sarana latihan berupa samsak dan body protector untuk mendukung pembinaan atlet pencak silat Banyuwangi.

Ketua IPSI Banyuwangi Ahmad Syifa Nailul Wafar mengatakan kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan komunikasi antarperguruan melalui agenda anjangsana rutin dan konsolidasi. IPSI juga berencana berkolaborasi dengan Polresta Banyuwangi untuk menyediakan ruang diskusi di tingkat polsek sebagai wadah silaturahmi insan pencak silat.

"Tiap bulan kami akan berkeliling ke antarperguruan untuk melaksanakan konsolidasi sesama pengurus. Pastinya ini untuk menjaga kondusivitas di Kabupaten Banyuwangi. Dengan banyaknya bertemu dan ngopi bareng, kami yakin kondusivitas itu akan terwujud," kata Gus Syifa.

Selain memperkuat kerukunan, kepengurusan baru juga menargetkan peningkatan prestasi atlet melalui pembinaan yang lebih terarah. Pengprov IPSI Jawa Timur menyatakan siap mendukung upaya tersebut, termasuk mendorong pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk pengembangan olahraga pencak silat di Banyuwangi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....