Menko Zulhas Cek Pupuk dan Harga Gabah di Banyuwangi

  • 14 Mei 2026 19:29 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan stok pupuk subsidi dan harga gabah di Banyuwangi dalam kondisi aman saat menghadiri Rembuk Tani di Desa Karangbendo, Kecamatan Blimbingsari, Kamis, 14 Mei 2026. Kepastian itu disampaikan setelah Zulhas berdialog langsung dengan para petani dan meninjau distribusi pupuk di daerah tersebut.

“Saya diminta Presiden untuk mengecek harga gabah dan pupuk. Alhamdulillah harga gabah di Banyuwangi bagus, di atas Rp6.500, pupuk juga lancar dan mendapat diskon 20 persen,” ujar Zulhas, KAmis 14 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas didampingi Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono. Ia juga menilai sistem irigasi di Banyuwangi berjalan baik sehingga mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Pemerintah sebelumnya telah menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen. Harga pupuk urea turun dari Rp112.500 menjadi Rp90.000 per sak, sedangkan pupuk NPK turun dari Rp115.000 menjadi Rp92.000 per sak.

Menurut Zulhas, kelancaran distribusi pupuk menjadi salah satu indikator keberhasilan program pemerintah di sektor pangan.

“Saya cek penyalurannya tidak ada masalah. Artinya program ini berjalan dengan baik,” kata Zulhas.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan penebusan pupuk subsidi di Jawa Timur saat ini telah mencapai hampir 50 persen dari total alokasi sekitar 2 juta ton.

“Banyuwangi juga sudah menyerap sekitar 50 persen. Ini menunjukkan distribusi lancar dan daya beli petani cukup baik,” ujar Daconi.

Dalam kegiatan tersebut, Menko Pangan bersama Petrokimia Gresik turut menyerahkan bantuan dua ton pupuk nonsubsidi kepada Kelompok Tani Sumber Urip Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari.

Ketua Kelompok Tani Sumber Urip, Muhammad Sayidi, mengaku kondisi pupuk saat ini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun sebelumnya.

“Sekarang petani tidak lagi kesulitan pupuk. Begitu butuh, pupuk tersedia,” kata Sayidi.

Kondisi tersebut membuat petani lebih tenang menjalani musim tanam dan panen karena biaya produksi lebih terkendali dan hasil panen memiliki nilai jual yang baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....