Jemaah Haji Situbondo Tiba dalam Kondisi Sehat

  • 24 Jun 2026 14:43 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyatakan, sebanyak 997 jemaah haji Situbondo yang tiba hari ini, Rabu, 24 Juni 2026, dalam kondisi sehat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi mengatakan, jemaah haji Situbondo kondisinya sehat namun masih dalam masa pemantauan.

"Alhamdulillah sehat semuanya. Selama 21 hari ke depan, terhitung sejak awal kedatangan, jemaah haji ini masih dalam pemantauan kesehatan di bawah pengawasan Dinas Kesehatan setempat," ujar Rif'an Junaidi.

Kata Rif'an, ada enam titik penjemputan jemaah haji oleh pihak keluarga yakni di Kantor Pemkab Situbondo, Polsek Besuki, KBIH Demung Kecamatan Besuki, KBIH Peleyan Kecamatan Kapongan, Panji Kidul Kecamatan Panji, dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo.

"Jadi, keluarga jemaah haji bisa menjemput di enam titik tersebut. Sedangkan untuk penyambutan kedatangan jemaah haji dilakukan di Utama Raya, Kecamatan Banyugluguur," ucapnya.

Rif'an Junaidi menyebutkan, sebanyak 997 jemaah haji Situbondo tergabung ke dalam enam kloter yakni kloter 75, 87, 88, 89, 90, dan kloter 91. Kloter 75 hanya dua orang haji, tergabung dengan jemaah haji Kabupaten Bangkalan, dan tiba pada 21 Juni 2026.

"Jadi jemaah haji Situbondo yang tiba hari ini kloter 87, 88, 89, 90, dan 91. Untuk kloter 91 karena hanya dua orang, langsung dijemput pihak keluarga di Asrama Haji Sukolilo Surabaya," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan RRI, jemaah haji kloter 87 sebanyak 28 orang, tiba di titik penjemputan di Utama Raya pada pukul 13:25 Wib, disusul kloter 88 sebanyak 375 haji diperkirakan tiba pada pukul 17:40 Wib.

Sedangkan kloter 89 sebanyak 374 orang dijadwalkan tiba pada pukul 20:20 Wib dan kloter 90 sebanyak 217 orang diperkirakan tiba pada pukul 01:25 Wib. Mereka akan beristirahat di titik penyambutan lalu diantar ke titik penjemputan.

Informasi dihimpun RRI, jemaah haji Situbondo sebanyak 997 orang, bertamba tiga orang menjadi 1000 orang. Jumlah ini berkuran tiga orang karena meninggal dunia di Mekkah sehingga tersisa 997 orang.

Tiga orang yang meninggal di antaranya, Haji Fathor Rahman (58) warga Dusun Kampung Pesisir, Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan, meninggal dunia di kamar hotel pada 29 Mei 2026.

Disusul Hajjah Almi Massuya (85) warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, meninggal dunia karena sudah lanjut usia (lansia) pada 1 Juni 2026, dan Hajjah Sovi Wulandari (33) yang meninggal dunia pada 4 Juni 2026.

Tiga jenazah dishalatkan di Masjidil Haram dan telah mendapatkan sertifikat kematian dari Pemerintah Arab Saudi. Jenazah ketiganya dimakamkan oleh petugas haji Arab Saudi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....