CJH Prioritas dapat Perlakuan Khusus dari PPIH
- 07 Mei 2026 23:11 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, memberikan perlakuan khusus terhadap calon jemaah haji prioritas.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi mengatakan, ada tiga kelompok calon jemaah haji prioritas yakni lansia, risiko tinggi dan disabilitas.
"Di Situbondo, calon jemaah haji prioritas tidak ada yang disabilitas, jadi hanya ada lansia dan yang risiko tinggi yakni jemaah yang punya potensi gangguan kesehatan serius," ujar Rif'an Junaidi, Kamis, 7 Mei 2026.
Rif'an menyebutkan, calon jemaah haji lansia sebanyak 314 orang dan yang berisiko tinggi sebanyak 171 orang. Mereka akan mendapatkan perlakuan khusus dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kelompok terbang (kloter).
"Perlakuan khusus itu seperti saat melempar jumroh, bagi jemaah yang lansia atau sakit, boleh diwakilkan," ucap Rif'an.
Diinformasikan RRI sebelumnya, jumlah calon jemaah haji Situbondo, per tanggal 7 Mei 2026 sebanyak 933 orang. Jumlah tersebut berkurang lima orang karena meninggal dunia dan pembatalan keberangkatan karena sakit.
"Awalnya ada sebanyak 998 calon haji, berkurang satu orang karena meninggal dunia dan empat orang calon haji menunda keberangkatan karena alasan kesehatan," imbuh Rif'an.
Persiapan calon jemaah haji untuk berangkat ke Tanah Suci sudah 99 persen, hanya tinggal menunggu keberangkatan yang direncanakan pada tanggal 13 dan 14 Mei 2026.
"Tanggal 13 Mei tahap pertama akan diberangkatkan pukul 23:00 Wib dan tahap kedua, tanggal 14 Mei pukul 02:00 Wib dini hari. Tahap pertama dan kedua ini sama-sama berangkat dari Pendopo Situbondo," bebernya.
Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo berpesan kepada calon jamaah calon haji untuk terus menjaga kesehatan. Harapannya, mereka bisa menjalankan ibadah haji dalam kondisi sehat, sampai pulang ke tanah air.
"Mulai hari ini terus jaga kesehatan hingga diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah. Kembali ke Tanah Air, kondisinya juga masih sehat," bebernya.
Pemerintah Kabupaten Situbondo, memfasilitasi sebanyak 26 unit bus, termasuk bus cadangan untuk memberangkatkan jamaah calon haji ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Ada enam titik keberangkatan yang tersebar di wilayah timur, tengah, dan barat. Mereka akan diberangkatkan secara seremonial oleh Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo melalui Alun-alun Situbondo.
Calon jemaah haji Situbondo terbagi ke dalam empat kelompok terbang yakni kloter 87, 88, 89, dan kloter 90. Kloter 88 dan 89 merupakan calon haji asal Situbondo, sedangkan kloter 87 dan 90 adalah jemaah haji gabungan dengan Kabupaten Bondowoso dan Jember.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....