War Tiket Haji, Kemenag Jember: Itu Masih Wacana
- 14 Apr 2026 23:32 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Wacana penerapan sistem war tiket untuk keberangkatan haji yang belakangan ramai diperbincangkan. Hal itu turut ditanggapi Kepala Kementerian Haji Kabupaten Jember, Nur Sholeh.
Ia mengatakan, wacana tersebut muncul di tengah panjangnya daftar tunggu keberangkatan haji, termasuk di Jawa Timur. Namun demikian, pemerintah masih mengkaji berbagai kemungkinan.
“Itu masih wacana. Apakah nanti bisa diterapkan atau tidak, kita masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Secara nasional, masa tunggu saat ini mencapai sekitar 26,5 tahun. Ia menilai, jika sistem war tiket diterapkan, perlu kajian matang agar tidak menimbulkan persoalan baru.
“Kalau diterapkan sistem tersebut tentu ada tantangan. Sehingga kita masih menunggu kebijakan lebih lanjut, yang penting tidak mengganggu kuota reguler,” tambahnya.
Selain haji reguler, antrean juga terjadi pada program haji khusus. Saat ini, masa tunggunya berkisar antara 7 hingga 8 tahun.
Nur Sholeh menambahkan, hingga kini belum ada kejelasan apakah skema war tiket nantinya akan diberlakukan untuk seluruh kuota atau hanya sebagian tertentu.
“Apakah nanti dikhususkan pada kuota tertentu atau bagaimana, itu masih menunggu kebijakan lebih lanjut,” tambahnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI tengah mengkaji usulan sistem war tiket sebagai salah satu opsi untuk mengurai panjangnya antrean haji.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, menyebut skema tersebut memungkinkan calon jemaah yang siap secara finansial dan fisik untuk mendaftar dan berangkat pada tahun yang sama.
Gagasan ini muncul sebagai upaya mencari solusi atas antrean haji yang telah berlangsung puluhan tahun. Pemerintah juga berupaya menekan masa tunggu yang di sejumlah daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....