Pemerintah Lumajang Mencatat Satu Jamaah Haji Meninggal Dunia
- 23 Jun 2025 23:40 WIB
- Jember
KBRN, Lumajang: Pemerintah Kabupaten Lumajang Jawa Timur menyatakan mayoritas jamaah haji pulang dalam kondisi sehat dan selamat kembali kepada keluarganya masing- masing
Menurut Kepala dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lumajang Mustaqim ketika dikonfirmasi RRI sejak kepulangan mayoritas jamaah haji asal Lumajang yakni hari ini senin 23/06 tercatat satu orang jamaah haji kloter 37 yang telah meninggal dunia ketika menunaikan jamaah haji.
"Secara keseluruhan semua jamaah haji dinyatakan sehat dan sebagian besar sudah sampai ke kampung halaman masing- masing,"Katanya Senin (23/06/2025)
Mustakim juga menyebut satu jamaah haji asal Lumajang yang telah meninggal dunia di tanah suci makkah dan pihaknya sangat berbelasungkawa atas meninggalnya jamaah haji asal Kabupaten Lumajang di tanah suci makkah.
Sementara itu Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si.,atas nama masyarakat Lumajang menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah satu jamaah haji asal Kabupaten Lumajang, Ibu Habiye binti Tamu, yang meninggal dunia di Tanah Suci Madinah.
Almarhumah yang merupakan jamaah haji Kloter 37 tersebut menghembuskan napas terakhir pada Rabu, 28 Mei 2025 pukul 20.10 Waktu Arab Saudi (WAS) di RS Hayat National Hospital, Madinah, akibat sakit jantung.
Mendengar kabar duka secara langsung mendatangi rumah duka yang berada di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, pada Senin siang (2/6), untuk memberikan dukungan moril dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada pihak keluarga.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Jamaah Haji bernama Ibu Habiye binti Tamu. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan dinyatakan sebagai haji yang mabrur,” ujarnya
Indah juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Menurutnya, kepergian almarhumah adalah takdir dan kehendak Allah SWT, yang harus diterima dengan tawakal.
| Baca juga: Lumajang Lepas Kloter Terakhir Jemaah Haji |
“Semua ini kehendak Allah SWT. Kita yang ditinggalkan harus terus berdoa, sabar, tawakal, dan ikhlas. Saya berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan,” lanjutnya.
Untuk itu pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan seluruh jamaah haji asal Lumajang yang saat ini sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci agar senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran, dan kesehatan.
“Mari kita doakan saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah haji agar senantiasa diberi kemudahan, kelancaran, dan kesehatan sehingga dapat menunaikan rukun Islam kelima dengan sempurna, dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” Pungkasnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....