Jemaah Haji di Situbondo Meninggal di Mina
- 11 Jun 2025 16:34 WIB
- Jember
KBRN, Situbondo: Satu orang jemaah haji dari Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, meninggal dunia saat berada di Mina pada tanggal 7 Juni 2025 sekitar pukul 08:00 Waktu Arab Saudi atau WAS.
Kasi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Situbondo, Rif'an Junaidi mengatakan, satu orang jemaah haji yang meninggal dunia pada saat di Mina yakni Maradin Misjo (80) warga Desa Kalimas Kecamatan Besuki.
"Maradin meninggal di Mina, setelah melaksanakan wukuf di Arafah, bahkan sudah mampir di Muzdalifah. Ia tidak mengeluh sedang sakit, tapi tiba-tiba meninggal," ucapnya, Rabu (11/6/2025).
Sebelumnya, ada juga satu orang yang meninggal dunia yakni Cipto Jumadin murahyat (65) warga Cermee Kabupaten Bondowoso, yang merupakan jemaah haji mutasi dari Bondowoso ke Situbondo.
"Jadi total ada dua jemaah haji Situbondo yang meninggal dunia. Mereka berada di kloter 40 dan kloter 41," bebernya.
Kantor Kemenag Situbondo, langsung melaporkan kepada pihak keluarga saat ada jemaah yang meninggal dunia. Agar
Begitu mendengar informasi meninggalnya jemaah haji, kami langsung menghubungi pihak keluarga. Bahkan telah melakukan takziah ke rumah duka di Desa Kalimas Besuki.
"Kemarin saya bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Situbondo, Mudhofar, sudah takziah ke rumah duka," tegasnya.
Tahun ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo memberangkatkan 919 jemaah calon haji. Mereka terbagi ke dalam kloter 40, 41, 46, 48 dan kloter 72.
Kloter 40 dan 41 diberangkatkan pada Senin (12/5) pada jam yang berbeda. Kloter 40 berangkatkan pada pukul 06:30 Wib, menyusul kloter 41 pada pukul 13:00 Wib, total ada 753 calon haji yang berada di kloter 40 dan 41.
Pada tanggal 13 Mei 2025 sebanyak 16 orang jemaah calon haji kembali diberangkatkan. Dan pada Kamis (15/5) 141 jemaah calon haji diberangkatkan lagi, sisanya akan diberangkatkan 22 Mei 2025.
"Tersisa ada 917 jemaah haji, karena dua orang sudah meninggal dunia," imbuhnya.
Seluruh jemaah calon haji tersebut dijadwalkan tiba di tanah air pada tanggal 22 Juni 2025, kecuali kloter yang tergabung dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur, akan datang lebih akhir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....