Ratusan Meteran Air PUDAM Banyuwangi Dicuri, Diduga Terorganisir
- 17 Apr 2026 17:13 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Aksi pencurian meteran air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Kabupaten Banyuwangi meningkat tajam dalam sebulan terakhir. Sebanyak 136 unit meteran dilaporkan hilang, dengan pola aksi yang diduga terorganisir dan menyasar titik-titik tertentu.
Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, Abd Rahman, mengungkapkan kasus pencurian terjadi di tiga kecamatan, yakni Banyuwangi, Rogojampi, dan Genteng. Jumlah terbanyak terjadi di wilayah Kecamatan Banyuwangi.
“Di Kecamatan Banyuwangi terjadi pencurian di 79 titik, di Rogojampi di 24 titik, dan di Genteng di 33 titik,” ujar Rahman, Jum'at 17 April 2026.
Menurutnya, pelaku tidak bekerja secara acak. Mereka menargetkan rumah kosong, toko yang tidak terjaga, hingga fasilitas umum yang minim pengawasan. Pola ini mengindikasikan adanya pemetaan lokasi sebelum beraksi.
Selain itu, cara pelaku beraksi dinilai cukup profesional. Setelah meteran dilepas, saluran air ditutup kembali dengan rapi sehingga tidak langsung terdeteksi warga.
PUDAM Banyuwangi telah menerima laporan dari pelanggan dan melakukan penelusuran melalui rekaman kamera pengawas (CCTV). Hasilnya, pelaku yang sama terekam beraksi di beberapa lokasi berbeda dengan menggunakan sepeda motor.
“Kami menemukan indikasi pelaku yang sama dari rekaman CCTV di tiga lokasi berbeda,” tutur Rahman.
Pihak PUDAM juga aktif mendampingi pelanggan korban pencurian untuk melapor ke kepolisian. Laporan tersebut telah masuk ke sejumlah polsek di wilayah terdampak, di antaranya Polsek Kabat dan Polsek Genteng.
“Sesuai aturan, pemilik rumah atau bangunan yang melapor. Namun kami membantu pendampingan agar prosesnya lebih mudah,” ucap Rahman.
Sementara itu, Direktur Teknik PUDAM Banyuwangi, Waris Paksono, memastikan sebagian besar meteran yang hilang telah diganti agar distribusi air tetap berjalan. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan, biaya penggantian meteran menjadi tanggung jawab pelanggan.
“Sebagian besar sudah dipasang kembali, karena tanpa meteran pelanggan tidak bisa mendapatkan aliran air,” ujar Waris.
Maraknya pencurian ini tidak hanya merugikan pelanggan, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi layanan air bersih. PUDAM Banyuwangi pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....