Polres Tidak Tahu Soal Penanganan Kasus Penimbunan Solar
- 14 Apr 2026 14:45 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Polres Situbondo, Jawa Timur, mengaku tidak tahu menahu soal pencarian terhadap Yanuar Kristian, pemilik pangkalan solar atas kasus dugaan penimbunan solar subsidi sebanyak 42 ton.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan mengaku, Polres Situbondo tidak dilibatkan terkait penanganan kasus dugaan penimbunan solar yang diamanakan Bareskrim Polri pada 26 Januari 2026 di Situbondo.
Ada dua gudang atau pangkalan yang menjadi tempat penimbunan BBM solar subsidi yang digerebek Bareskrim Polri pada akhir Januari lalu yakni di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit dan Desa Kilensari Kecamatan Panarukan.
"Kami hanya ketempatan lokasi yang diduga digunakan untuk penimbunan solar. Kalau terkait penyidikan, semua dilakukan oleh Bareskrim Polri," ujar Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, Selasa (14/4/2026).
Dalam fakta persidangan, nama Yanuar Kristian disebut sebagai pemilik gudang atau pangkalan penimbunan solar bersubsidi. Saat ini, Yanuar Kristian masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
"Kami juga tidak tahu terkait Yanuar Kristian yang sedang dalam pengejaran pihak kepolisian, karena itu ranahnya Bareskrim Polri," tegas Agung Hartawan.
Diinformasikan RRI sebelumnya, pada 26 Januari 2026, Unit Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri menggerebek dua titik lokasi penimbunan BBM solar subsidi di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, dan di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.
Dari dua lokasi itu, polisi menyita 42 ton BBM solar subsidi yang dikemas ke dalam
27 kempu berukuran 1.000 liter dengan total solar 26.333 liter, dan 15 kempu berukuran 1.000 liter berisi solar 14.129 liter.
Kasus tersebut merupakan pelimpahan dari Bareskirm Polri ke Kejagung, karena lokasi penggerebekan di lakukan di Situbondo, yakni di Desa Bugeman Kecamatan Kendit dan Desa Kilensari Kecamatan Panarukan, maka dilimpahkan ke Kejari Situbondo untuk dilakukan persidangan di Pengadilan Negeri Situbondo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....