Diduga Bom, ternyata Petasan Meledak di Permukiman
- 18 Feb 2026 20:19 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Haji Husnan (56) warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengaku terkejut mendengar ledakan keras di samping rumahnya sekitar pukul 12:00 Wib, pada Rabu (18/2/2026).
"Saya sedang istirahat siang, tiba-tiba terdengar ledakan mirip bom. Saya pikir rumah saya runtuh, karena tempat tidur ikut goyang," ujarnya kepada RRI.
Rumah Haji Husnan bersebelahan dengan rumah Kulsum (60) yang menjadi lokasi ledakan. Rumah permanen itu hancur, rata dengan tanah. Sementara rumah Haji Hasan mengalami rusak ringan.
"Alhamdulillah rumah saya sebagian genteng runtuh, kaca juga pecah. Kalau tembok masih aman," ujarnya kepada RRI.
Haji Hasan mengaku, sudah lama rumah tersebut dijadikan tempat pembuatan petasan. Biasanya, petasan diyang rencananya akan digunakan pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
"Memang jadi tradisi di sini, kalo Lebaran bakar petasan. Dan di rumah Kulsum ini dijadikan tempat membuat petasan," ucapnya.
Akibat ledakan itu, tujuh orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia atas nama Supriyadi (50), satu orang atas nama Abdur Rahman (15) kritis dirawat di RSUD dr Abdoer Rahem. Sedangkan lima orang lainnya yakni Kulsum (60), Samsul (22), Riko (25), Fais (20) dan Fino (15) dirawat di RSUD Asembagus.
"Pak Supriyadi saat kejadian sedang memperbaiki rumahnya. Kepalanya tertimpa reruntuhan tembok rumah dan langsung meninggal di lokasi kejadian," bebernya.
Informasi dihimpun RRI, rumah korban ledakan petasan rata dengan tanah. Sedangkan enam rumah lainnya rusak ringan. Rata-rata kerusakan di bagian atap atau genteng runtuh dan kaca rumah pecah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....