Warga Ketapang Banyuwangi Meninggal Dikeroyok
- 06 Feb 2026 21:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Yoseph Bachtiar Irawan (41) warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan belasan anak punk di pinggir Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi, Rabu, 4 Februari 2026 malam. Korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Sejumlah terduga pelaku dilaporkan telah diamankan aparat Polresta Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelum kejadian, korban berada di kediamannya yang terletak tepat di pinggir jalan raya, tidak jauh dari lokasi pengeroyokan. Menurut keterangan keluarga, insiden bermula saat tiga anak punk mengamen di rumah tetangga korban. Setelah itu, ketiganya berpindah ke rumah kakak korban.
“Kemudian ada tiga anak punk yang mengamen di rumah sebelah. Setelah itu berpindah ke rumah kakak saya,” tutur Triyas Oktania, adik kandung korban, saat ditemui di rumah duka, Kamis, 5 Februari 2026.
Oktania menyebut sempat terjadi cekcok antara korban dan ketiga anak punk tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti pemicu perselisihan itu.
“Mereka kemudian lari ke arah selatan dan dikejar oleh kakak saya. Tidak ada yang tahu pasti penyebabnya apa sehingga kakak saya mengejar mereka,” ujar Oktania.
Kejar-kejaran berlangsung hingga lebih dari 100 meter ke arah selatan. Di lokasi tersebut, ketiga anak punk ternyata telah berkumpul dengan sejumlah rekannya.
Di pinggir jalan raya itu, korban kemudian dianiaya secara brutal oleh para pelaku. Saat beberapa warga mendekat ke lokasi kejadian, para pelaku melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi tidak berdaya.
Korban dievakuasi warga ke rumah sakit dengan kondisi luka parah di bagian kepala. Korban juga dilaporkan sempat mengalami muntah-muntah sebelum akhirnya meninggal dunia.
Korban meninggalkan seorang istri dan satu anak yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus serta pemeriksaan terhadap para terduga pelaku yang telah diamankan di Mapolresta Banyuwangi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....