APH Didesak Transparan tangani Kasus Ledakan Pasirian
- 29 Mar 2026 19:19 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang – Kasus ledakan yang terjadi di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendapat sorotan dari sejumlah elemen masyarakat. Aparat penegak hukum (APH) didesak bertindak cepat dan transparan dalam mengungkap peristiwa tersebut, Minggu, 29 Maret 2026.
Ledakan yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB itu diduga berasal dari bondet dan terjadi di kediaman Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bago, Agung Jody Kriswanto. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga karena suara ledakan terdengar cukup keras.
Perwakilan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Lumajang, Dendik Zeldianto, menyatakan bahwa kasus ini tidak bisa dianggap sebagai peristiwa biasa. Ia menilai ada indikasi yang perlu didalami lebih jauh oleh aparat.
“Kami meminta aparat tidak hanya melihat ini sebagai kejadian biasa. Harus ada pendalaman terkait kemungkinan adanya motif tertentu di balik ledakan ini,” ujar Dendik.
Menurutnya, dugaan adanya keterkaitan dengan dinamika pemerintahan desa perlu menjadi perhatian dalam proses penyelidikan. Meski demikian, ia tetap mendorong agar semua proses dilakukan berdasarkan fakta hukum.
“Kami berharap penanganan dilakukan secara profesional dan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan memastikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif kejadian.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motifnya,” kata Loni.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Aparat memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap kasus ini, diharapkan aparat dapat segera mengungkap fakta di balik ledakan tersebut guna memberikan kepastian hukum dan menjaga kondusivitas wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....