Mainan DIY Jadi Cara Kreatif Anak Belajar dan Bermain
- 15 Sep 2026 07:34 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Membuat mainan sendiri bisa menjadi kegiatan sederhana yang menyenangkan bagi anak. Selain menghasilkan mainan yang dapat digunakan untuk bermain, aktivitas DIY juga memberi ruang bagi anak untuk menuangkan ide dan mengembangkan kreativitas. Hal tersebut dilakukan Ina, siswa kelas 4 SD yang gemar membuat mainan sendiri dirumahnya. Salah satu karya yang dibuatnya adalah squishy dari bahan sederhana. Ia mencetak gambar dengan berbagai bentuk di atas kertas, kemudian memotongnya dan melapisi bagian luar menggunakan isolasi agar lebih kokoh sebelum diisi dengan dakron.
Setelah melalui beberapa tahap tersebut, kertas yang semula biasa berubah menjadi mainan squishy yang bisa diremas. Bentuk yang dibuat Ina pun beragam, mulai dari karakter SpongeBob, cokelat yang dibagi menjadi beberapa bagian, hingga cheesecake. “Bentuknya macam-macam. Ada SpongeBob, cokelat yang dibagi, sama cheesecake,” ujar Ina, Sabtu 5 September 2026.
Aktivitas membuat mainan sendiri tidak hanya menghadirkan kesenangan bagi anak. Menurut Mittimate dalam artikel yang diterbitkan pada 21 Juli 2025, kegiatan membuat mainan dapat membantu mengembangkan kemampuan kognitif, keterampilan motorik halus, kreativitas, imajinasi, fokus, kesabaran, hingga keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut terlihat dari proses yang dilakukan Ina saat membuat squishy. Ia perlu menentukan bentuk yang ingin dibuat, memotong kertas sesuai pola, melapisinya dengan isolasi, kemudian mengisi bagian dalam menggunakan dakron. Tahapan sederhana itu membuat Ina belajar bekerja lebih teliti sekaligus memberi kesempatan untuk mengembangkan ide melalui hasil karyanya sendiri. Menariknya, kreativitas Ina tidak berhenti pada kegiatan bermain. Ia juga menjual squishy buatannya kepada teman-teman dan orang di sekitarnya. Mainan tersebut dibanderol dengan harga Rp 4.000 hingga Rp 5.000, sehingga kegiatan membuat mainan sekaligus menjadi pengalaman awal bagi Ina untuk mengenal proses jual beli.
Dukungan orang tua menjadi bagian penting agar kreativitas anak terus berkembang. Kurnia, ibu Ina, mengatakan orang tua perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba dan berkarya sesuai dengan minatnya. “Kami sebagai orang tua tentu mendukung kreativitas anak. Selama kegiatannya positif, kami biarkan Ina mencoba dan mengembangkan idenya sendiri,” kata Kurnia.
Apa yang dilakukan Ina menunjukkan bahwa mainan tidak selalu harus dibeli dalam bentuk jadi. Dengan bahan sederhana dan sedikit kreativitas, anak dapat menciptakan mainannya sendiri sekaligus belajar tentang ketelitian, kreativitas, kemandirian, dan tanggung jawab melalui proses yang menyenangkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....