Melukis di Atas Styrofoam, Aktivitas Seru untuk Motorik Anak

  • 09 Sep 2026 16:00 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Mengajak anak bermain tidak selalu harus dengan permainan yang ramai atau membutuhkan banyak perlengkapan. Melukis, misalnya, bisa menjadi pilihan sederhana yang membuat anak betah bermain sambil berkreasi. Apalagi jika anak diberi kebebasan memilih gambar dan warna yang disukainya. Aktivitas seperti ini juga berkaitan dengan perkembangan motorik anak. Menurut Alodokter, keterampilan motorik merupakan kemampuan menggerakkan anggota tubuh, seperti tangan, kaki, dan jemari. Keterampilan ini terbagi menjadi motorik halus yang melibatkan otot-otot kecil, terutama jari tangan, dan motorik kasar yang melibatkan otot-otot besar seperti lengan, tungkai, dan tubuh. Motorik halus berperan dalam aktivitas anak, seperti menulis dan menggambar. Artikel tersebut terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2024 dan ditinjau oleh dr. Kevin Adrian.

Melukis termasuk salah satu kegiatan yang dapat melatih motorik halus. Ketika memegang kuas, mengambil cat, lalu menggerakkannya mengikuti bentuk gambar, anak belajar mengoordinasikan gerakan tangan dan jemarinya. Di saat yang sama, mereka juga bebas menentukan warna dan berkreasi sesuai imajinasi. Pemandangan anak-anak melukis di atas styrofoam kini cukup mudah dijumpai. Media sederhana ini banyak tersedia di arena bermain anak, bahkan di sejumlah tempat wisata. Biasanya, anak tinggal memilih sketsa yang disukai dan mewarnainya dengan cat yang sudah disediakan.

Peluang tersebut dilihat oleh Pak Adi dan istrinya. Keduanya kemudian membuka aktivitas melukis di Car Free Day (CFD) Cafe BedaDong, Perumahan Bernady Land Slawu, Jember. Di tempat ini, anak-anak bisa menghabiskan waktu dengan melukis sambil menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga. Harganya pun cukup terjangkau. Dengan Rp 15.000, pengunjung sudah mendapatkan palet berisi cat air aneka warna dan kuas. Beragam sketsa juga disiapkan untuk dipilih. Setelah selesai, hasil lukisan dapat dibawa pulang.

Untuk menarik perhatian anak-anak, pilihan gambarnya dibuat dengan karakter yang sudah akrab bagi mereka. Tokoh kartun seperti Hello Kitty, Kuromi, dan Doraemon menjadi beberapa sketsa yang banyak disukai. “Biasanya tokoh kartun seperti Hello Kitty, Kuromi, Doraemon yang disukai anak-anak,” kata Pak Adi, Minggu ()06/09/2026. Bukan hanya anak-anak yang tertarik. Sesekali orang dewasa ikut duduk dan memegang kuas. Suasananya pun menjadi lebih menarik karena kegiatan melukis akhirnya dilakukan bersama, baik anak maupun orang tua.

Sari, salah satu pengunjung, termasuk yang ikut menikmati kesempatan tersebut. Baginya, melukis bukan hanya kegiatan untuk menemani anak, tetapi juga menjadi cara untuk kembali melakukan hobi yang disukainya. “Senang bisa ikut melukis. Selain menemani anak, saya juga bisa menyalurkan hobi melukis,” ujar Sari.

Dari satu “kanvas” styrofoam, dua generasi bisa sama-sama sibuk dengan kuas dan warna masing-masing. Anak fokus menyelesaikan gambar pilihannya, sementara orang dewasa bisa menikmati waktu santai sambil ikut berkreasi. Melukis di atas styrofoam memang terlihat sederhana. Namun, bagi anak, proses memilih gambar, memegang kuas, mencampur warna, hingga menyelesaikan lukisan menjadi pengalaman tersendiri. Hasilnya pun bisa dibawa pulang dan menjadi kenang-kenangan dari waktu bermain bersama keluarga.

Di tengah pilihan permainan yang semakin beragam, kegiatan sederhana seperti ini bisa menjadi alternatif untuk mengisi waktu anak. Selain menyenangkan, melukis memberikan ruang bagi anak untuk bergerak, mencoba, berkreasi, dan menghasilkan sesuatu dari tangannya sendiri. Bagi orang tua, momen seperti ini juga bisa menjadi kesempatan untuk menemani anak tanpa harus sekadar melihat mereka bermain. Sesekali, mengambil kuas dan ikut melukis justru bisa membuat waktu bersama keluarga terasa lebih menyenangkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....