Hobi dan Passion, Dua Hal yang Berbeda untuk Kenali Diri Sendiri
- 06 Sep 2026 10:26 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Hobi dan passion kerap dianggap sebagai hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan. Hobi lebih dekat dengan aktivitas yang dilakukan untuk kesenangan atau mengisi waktu luang, sementara passion merupakan ketertarikan yang lebih mendalam terhadap suatu bidang dan mendorong seseorang untuk terus menjalaninya.
Perbedaan tersebut membuat hobi dan passion dapat menjadi bagian dari proses seseorang dalam mengenali dirinya. Melalui hobi, seseorang dapat mencoba berbagai aktivitas dan menemukan hal yang membuatnya merasa senang. Dari proses tersebut, ketertarikan terhadap suatu aktivitas dapat berkembang menjadi passion.
Hal itu tergambar dari pengalaman tiga pelajar yang hadir dalam program English Corner Pro 2 RRI Jember pada Rabu, 26 Agustus 2026. Ketiganya memiliki aktivitas favorit yang berbeda, mulai dari menyanyi, Taekwondo, hingga bersepeda.
Salah satunya, Kaila, sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia tarik suara sejak kecil. Ia mengaku mulai menyukai menyanyi karena sejak kecil sering dinyanyikan oleh sang ibu. Kegemarannya kemudian berkembang hingga dirinya berani tampil di depan umum.
Sementara itu, Teguh menekuni seni bela diri, khususnya Taekwondo. Ia juga mulai memiliki hobi baru berupa basket. Ketertarikannya pada Taekwondo bahkan membawanya mengikuti berbagai kompetisi dan meraih juara dalam kejuaraan tingkat nasional di ITS Surabaya dan Banyuwangi.
Berbeda dengan Kaila dan Teguh, Marcel menemukan kesenangan melalui aktivitas bersepeda. Ia menggunakan gravel bike untuk berkeliling kota maupun kawasan kampus bersama teman-temannya, terutama pada akhir pekan.
Perbedaan pilihan tersebut menunjukkan bahwa proses menemukan passion tidak selalu dimulai dari sesuatu yang langsung dianggap serius. Seseorang bisa saja memulai dari sekadar hobi, kemudian menemukan kecocokan, mengembangkan kemampuan, dan akhirnya memiliki ketertarikan yang lebih mendalam.
Selain memberikan kesenangan, ketiga pelajar tersebut juga merasakan bahwa aktivitas yang mereka sukai dapat menjadi ruang untuk mengekspresikan diri. Saat menghadapi suasana hati yang kurang baik, mereka memilih menyalurkannya melalui aktivitas masing-masing, seperti menyanyi maupun berolahraga.
Kaila pun mengingatkan agar seseorang tidak memilih hobi hanya karena mengikuti orang lain, melainkan mencari aktivitas yang benar-benar bisa dinikmati.
“Carilah hobi yang dinikmati tanpa tekanan,” kata Kaila.
Menurutnya, hobi seharusnya menjadi aktivitas yang memberikan ruang bagi seseorang untuk merasa nyaman sekaligus berkembang.
Dengan mencoba berbagai hobi, seseorang dapat mengetahui aktivitas apa yang benar-benar disukai, kemampuan apa yang ingin dikembangkan, hingga bidang yang mungkin ingin ditekuni lebih jauh. Karena itu, mengenali diri tidak selalu harus dimulai dengan pertanyaan besar tentang masa depan, tetapi bisa melalui hal sederhana yang membuat seseorang merasa senang untuk terus melakukannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....