Cetak Rekor Baru UFC, Islam Makhachev Melampaui Catatan para Legenda

  • 29 Agt 2026 01:03 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Islam Makhachev mengukir sejarah baru di Ultimate Fighting Championship (UFC) setelah mencatatkan kemenangan ke-17 secara beruntun di organisasi tersebut. Rekor itu tercipta setelah Makhachev mengalahkan Ian Machado Garry melalui keputusan mutlak dalam pertarungan utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Sabtu (15/8/2026). Kemenangan tersebut tidak hanya membuat Makhachev berhasil mempertahankan sabuk juara kelas welter untuk pertama kalinya, tetapi juga membawanya melewati rekor 16 kemenangan beruntun milik legenda UFC, Anderson Silva. Dengan catatan tersebut, Makhachev kini menjadi pemegang rekor kemenangan beruntun terbanyak dalam sejarah UFC. Guinness World Records juga mencatat 17 kemenangan beruntun sebagai rekor terbaru yang dicapai Makhachev sejak September 2016 hingga 15 Agustus 2026.

Pertarungan menghadapi Ian Machado Garry berlangsung dalam lima ronde. Makhachev menghadapi tantangan berbeda dibandingkan sejumlah pertarungan sebelumnya karena harus berhadapan dengan petarung asal Irlandia yang memiliki postur lebih tinggi dan jangkauan panjang. Makhachev tetap mampu mengandalkan kemampuan gulat dan kontrol di atas matras untuk mengurangi efektivitas permainan berdiri Garry. Salah satu momen penting terjadi pada ronde kelima ketika Makhachev berhasil menjatuhkan lawannya dan mengambil posisi punggung untuk mengamankan kontrol hingga pertandingan berakhir.

Ketiga juri memberikan kemenangan kepada Makhachev dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47. Hasil tersebut memastikan petarung asal Dagestan itu mempertahankan gelar kelas welter UFC sekaligus mencatatkan sejarah baru dalam daftar rekor kemenangan organisasi. UFC mencatat kemenangan atas Garry sebagai kemenangan ke-17 secara beruntun bagi Makhachev. Rekor tersebut membuatnya unggul satu kemenangan dari Anderson Silva yang sebelumnya memegang catatan 16 kemenangan berturut-turut. Rekor Anderson Silva dibangun pada periode 2006 hingga 2013 ketika petarung asal Brasil tersebut mendominasi kelas menengah UFC. Dalam rentang tersebut, Silva mengalahkan sejumlah nama besar dan mempertahankan gelar kelas menengah berkali-kali.

Sementara itu, perjalanan Makhachev menuju rekor baru berlangsung selama hampir satu dekade. Kekalahan terakhirnya di UFC terjadi ketika menghadapi Adriano Martins pada Oktober 2015. Setelah itu, Makhachev tidak lagi merasakan kekalahan di dalam oktagon UFC. Dominasi Makhachev semakin terlihat setelah ia merebut gelar kelas ringan UFC pada 2022. Ia kemudian berhasil mempertahankan sabuk tersebut empat kali sebelum naik ke kelas welter. Keputusan untuk naik kelas menjadi tantangan baru bagi Makhachev. Pada November 2025, ia berhasil merebut gelar kelas welter setelah mengalahkan Jack Della Maddalena. Kemenangan atas Ian Machado Garry kemudian menjadi pertahanan gelar pertamanya di kelas 77 kilogram.

Pencapaian tersebut juga memperkuat status Makhachev sebagai salah satu petarung paling dominan dalam sejarah UFC. Ia kini menjadi juara di dua kelas berbeda dan tetap mempertahankan rekor kemenangan beruntunnya ketika berpindah dari kelas ringan ke kelas welter. Kemenangan atas Garry sekaligus memperpanjang catatan profesional Makhachev menjadi 29 kemenangan dan satu kekalahan. Dari 29 kemenangan tersebut, 17 di antaranya diraih secara beruntun di UFC. Statistik resmi UFC juga mencatat Makhachev memiliki 13 kemenangan melalui submission dan lima kemenangan melalui knockout. Rekor baru tersebut turut mendapatkan pengakuan dari UFC melalui laporan pascapertandingan. UFC menyebut kemenangan atas Garry sebagai pencapaian yang membawa Makhachev satu langkah melewati rekor Anderson Silva dalam daftar kemenangan beruntun.

Media internasional juga menyoroti pencapaian tersebut. Reuters yang dilansir Al Jazeera melaporkan bahwa kemenangan atas Garry membawa Makhachev ke angka 17 kemenangan beruntun dan melewati rekor Silva. Bagi Makhachev, pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier yang masih berlangsung. Pada usia 34 tahun, ia masih berstatus juara kelas welter dan menjadi salah satu petarung yang berada di puncak peringkat pound-for-pound UFC. Rekor 17 kemenangan beruntun juga membuka peluang bagi Makhachev untuk memperlebar jarak dengan para pemegang rekor sebelumnya. Setiap kemenangan berikutnya akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemegang rekor yang sulit dikejar.

Meski demikian, tantangan untuk mempertahankan rekor tersebut tidak semakin ringan. Sebagai juara dua kelas, Makhachev akan menghadapi para penantang terbaik di kelas welter yang memiliki kombinasi kekuatan, ukuran tubuh, kemampuan gulat, dan kemampuan striking yang berbeda. Dengan kemenangan atas Ian Machado Garry, Makhachev bukan hanya mempertahankan sabuk juara kelas welter. Ia juga resmi menempatkan namanya di puncak daftar kemenangan beruntun UFC, menggantikan Anderson Silva yang selama lebih dari satu dekade menjadi pemegang rekor tersebut.

Referensi Lansiran:

UFC. Islam Makhachev Breaks Historic Anderson Silva Record. Dipublikasikan 16 Agustus 2026.

UFC. The Bigger Picture | UFC 330: Makhachev vs Machado Garry. Dipublikasikan 16 Agustus 2026.

Guinness World Records. Most Consecutive UFC Fight Wins. Pencapaian tercatat 15 Agustus 2026.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....