Langkah Mengurangi Duduk Terlalu Lama Setiap Hari

  • 26 Agt 2026 10:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Duduk dalam waktu lama menjadi bagian dari rutinitas banyak orang, terutama mereka yang bekerja di depan komputer, berkendara atau menghabiskan waktu dengan perangkat digital. Jika dilakukan terus-menerus tanpa jeda untuk bergerak, kebiasaan tersebut dapat berdampak kurang baik terhadap kesehatan.

Dr. I-Min Lee, profesor epidemiologi di Harvard T.H. Chan School of Public Health dan profesor kedokteran di Harvard Medical School, Harvard T.H. Chan School of Public Health (2025), menjelaskan bahwa semakin lama seseorang duduk, semakin besar pula dampak negatif yang dapat muncul. Risiko tersebut terlihat lebih nyata ketika waktu duduk mencapai sekitar sembilan jam atau lebih dalam sehari.

Dr. Lee juga menekankan bahwa olahraga rutin tidak selalu sepenuhnya menghilangkan dampak dari kebiasaan duduk terlalu lama. Karena itu, masyarakat yang bekerja dengan posisi duduk dalam waktu panjang tetap perlu mencari kesempatan untuk bergerak di sela-sela aktivitas, bukan hanya mengandalkan olahraga sebelum atau setelah bekerja.

Salah satu langkah sederhana adalah memberikan jeda dari posisi duduk. Pengingat pada ponsel atau jam pintar dapat digunakan untuk membantu mengingatkan tubuh agar berdiri dan bergerak secara berkala. Tidak harus melakukan olahraga berat, berjalan sebentar, melakukan peregangan ringan atau berpindah tempat sudah dapat menjadi pilihan untuk memecah waktu duduk yang panjang.

Kebiasaan bergerak juga dapat dimasukkan ke dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya berdiri ketika menerima telepon, berjalan untuk mengambil air minum, menggunakan tangga dibandingkan lift jika memungkinkan, atau memarkir kendaraan sedikit lebih jauh dari tujuan. Cara-cara sederhana tersebut dapat membantu menambah gerakan tanpa harus menyediakan waktu khusus untuk berolahraga.

Dr. Callie M. Davies, dokter spesialis kedokteran olahraga di Mayo Clinic, Mayo Clinic Press (2025), menyarankan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan satu sesi olahraga untuk mengimbangi waktu duduk sepanjang hari. Menurutnya, berdiri, berjalan dan melakukan peregangan singkat di sela-sela aktivitas dapat membantu mengurangi durasi duduk yang tidak terputus.

Bagi pekerja yang harus duduk di depan komputer, beberapa kebiasaan dapat mulai diterapkan. Atur pengingat untuk berdiri dan bergerak secara berkala, manfaatkan waktu istirahat untuk berjalan, lakukan peregangan ringan, serta pilih berjalan kaki ketika jaraknya memungkinkan. Saat rapat atau menerima telepon, kesempatan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk berdiri atau berjalan.

Mayo Clinic (2025) menyebutkan bahwa terlalu banyak duduk berkaitan dengan sejumlah risiko kesehatan, termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi dan gangguan kadar kolesterol. Karena itu, mengurangi waktu duduk sebaiknya tidak hanya dilakukan saat berolahraga, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Mengurangi duduk tidak berarti harus berdiri sepanjang hari. Yang lebih penting adalah menghindari posisi duduk tanpa jeda dalam waktu terlalu panjang dengan menyisipkan aktivitas ringan secara rutin. Dengan membiasakan tubuh untuk lebih sering bergerak, masyarakat dapat membangun pola hidup yang lebih aktif secara bertahap.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....