Mengenal Freedive lewat Perjalanan Karenina Menjelajahi Laut Indonesia
- 29 Jun 2026 03:04 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Olahraga freediving atau menyelam bebas semakin diminati, terutama oleh anak muda yang ingin menikmati keindahan bawah laut dengan cara yang berbeda. Namun, di balik foto-foto menawan yang sering beredar di media sosial, freedive bukan sekadar soal menahan napas atau menyelam sedalam mungkin.
Hal tersebut dirasakan oleh Karenina, seorang freediver asal Bandung yang kini aktif menjelajahi berbagai perairan Indonesia. Perjalanannya di dunia freedive dimulai dari nol dengan mengikuti kelas pelatihan di Bandung sebelum akhirnya memberanikan diri mencoba penyelaman di laut terbuka.
"Aku belajar dari nol kok, cuma sebelumnya sudah bisa berenang," ujarnya, Minggu 28 Juni 2026.
Setelah menjalani pelatihan dasar, Karenina mulai mengeksplorasi sejumlah lokasi open water di Indonesia. Perjalanan freedivenya membawanya ke Telaga Nilem di Majalengka, Gili Trawangan di Lombok, Pulau Peucang di Banten, hingga yang terbaru Pulau Menjangan di Bali Barat.
Menurutnya, setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda dan memberikan pengalaman tersendiri. Dari perairan tenang hingga laut terbuka dengan pemandangan terumbu karang yang memukau, semuanya menjadi bagian dari proses belajar yang terus ia jalani.
Meski kini sudah beberapa kali melakukan open water, Karenina mengaku awalnya tidak pernah membayangkan akan sampai sejauh itu.
"Kalau nggak latihan dulu, kayaknya aku nggak bakal berani apalagi ke Menjangan Cave," katanya.
Ia menegaskan bahwa pelatihan menjadi bagian penting dalam freediving. Selain mempelajari teknik pernapasan dan penyamaan tekanan (equalization), seorang freediver juga harus memahami keselamatan penyelaman serta mengenali batas kemampuan tubuhnya sendiri.
Bagi Karenina, freediving juga mengubah cara pandangnya terhadap olahraga air. Ia menilai banyak orang menganggap freedive sebagai ajang berkompetisi untuk menyelam paling dalam atau menahan napas paling lama. Padahal, esensinya justru terletak pada ketenangan dan kemampuan menikmati setiap proses di dalam air.
"Freedive bukan soal siapa yang paling lama, tapi mencari tenangnya dan nyamannya kamu ada di mana," ujarnya.
Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup, olahraga ini tidak hanya menjadi sarana menikmati keindahan laut Indonesia, tetapi juga cara untuk belajar mengenali diri sendiri dan menemukan ketenangan di bawah air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....