Mengapa Tak Ada Guling di Kamar Hotel?
- 16 Mei 2026 05:13 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Kenapa tidak ada guling di hotel? Pertanyaan itu mungkin pernah terlintas di benak Anda ketika berada di kamar hotel. Pasalnya, pengunjung kerap kali hanya dapat menemukan bantal dan selimut di kamar hotel. Sementera untuk guling tidak tersedia. Sementara, kebiasaan tidur sebagian masyarakat Indonesia juga lekat dengan guling. Bahkan, terdapat pula yang harus memakai guling agar tidurnya nyenyak. Namun demikian, ada alasan di balik tidak disediakannya guling di kamar hotel sebagaimana disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (Waketum DPP REI) Bambang Ekajaya kepada Kompas.com, Jumat (21/11/2025).
Budaya Masyarakat Indonesia
Bambang menjelaskan, sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki budaya menggunakan guling sebagai sarana dan kelengkapan tidur atau juga dikenal sebagai dutch wife. Kebiasaan ini dibawa oleh orang-orang Belanda sewaktu menjajah Indonesia.
"Menjadi kelengkapan standar kalau kita beli sprai atau pelapis ranjang di Indonesia, pasti ada sarung guling, selain bantal," ungkap Bambang.
Bukan Syarat Utama Hotel Bintang
Namun satu hal yang pasti adalah tidak disediakannya guling di hotel berbintang karena bukan syarat wajib. "Tapi, disediakan sebagai option (pilihan)jika tamu membutuhkan," sambungnya.
Faktor Higienitas dan Estetika
Selain itu, ini juga mengacu pada faktor higienitas atau kebersihan. Karena, guling seringkali bersentuhan langsung dengan seluruh tubuh.
"Sering kadang ada air liur, bahkan kadang air seni, membuat hotel berbintang tidak mem-provide (menyediakan) guling sebagai kelengkapan standar," lanjutnya.
Ini belum lagi ditambah dari sisi estetika. Keberadaan guling dinilai memberikan kesan sempit pada kasur hotel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....