Game Jadi Sarana Belajar Anak Muda Jember

  • 22 Apr 2026 18:50 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Aktivitas bermain game kerap dianggap sebagai pemborosan waktu oleh sebagian masyarakat. Namun, siswa dari EMERALD English Club MAN 2 Jember justru melihat sisi lain dari dunia gaming, terutama dalam mendukung pembelajaran bahasa Inggris.

Hal tersebut disampaikan oleh Donal, Anastasya, dan Sabian dalam program Sore Ceria Englsh Editon Pro 2 RRI Jember. Mereka membahas tema “Gaming & Digital Life: Is Gaming a Waste of Time or a Real Skill?” yang mengangkat perspektif generasi muda terhadap dunia digital.

Menurut mereka, game tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media belajar yang efektif. Melalui game seperti Roblox, pemain dapat berinteraksi dengan pengguna lain dari berbagai negara sehingga terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.

Sabian mengungkapkan bahwa game membantunya memahami bahasa Inggris secara alami. Ia bahkan terbiasa mencatat kosakata baru yang ditemukan saat bermain.

“Game sangat membantu saya belajar bahasa Inggris. Kalau menemukan kata yang tidak saya mengerti, saya langsung mencatat dan mencari artinya,” ujar Sabian.

Hal senada disampaikan Donal yang mengaku kemampuan bahasa Inggrisnya berkembang melalui interaksi dalam game. Ia menilai komunikasi dengan pemain lain membuatnya lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa asing.

“Saya belajar banyak dari game, terutama dalam komunikasi. Kita jadi terbiasa berbicara dengan pemain lain menggunakan bahasa Inggris,” kata Donal.

Sementara itu, Anastasya menambahkan bahwa manfaat game sangat bergantung pada cara penggunaannya. Menurutnya, game tidak akan menjadi sia-sia jika dimanfaatkan untuk hal yang positif.

“Kalau game tidak memberi dampak apa-apa, mungkin bisa dianggap buang waktu. Tapi kalau kita belajar sesuatu dari sana, itu tidak akan sia-sia,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kemampuan bahasa, mereka juga menilai game dapat melatih keterampilan lain seperti komunikasi, kerja sama tim, hingga membuka peluang ekonomi. Bahkan, beberapa pemain bisa memperoleh penghasilan dari aktivitas dalam game.

Melalui pengalaman tersebut, ketiganya menegaskan bahwa game dapat menjadi sarana belajar yang bermanfaat jika digunakan secara bijak. Mereka juga mendorong generasi muda untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai peluang untuk berkembang, bukan sekadar hiburan semata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....