Neil Leifer: Pemburu Momen Istimewa di Arena Olahraga

  • 29 Mar 2026 23:08 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Neil Leifer merupakan fotografer yang karyanya telah menjadi bagian dari sejarah olahraga dunia. Selama lebih dari enam dekade, fotografer legendaris ini mengabadikan momen-momen ikonik yang hingga kini masih dikenang, termasuk potret Muhammad Ali berdiri penuh kemenangan di atas Sonny Liston, serta momen penentu kemenangan Alan Ameche dalam laga klasik NFL 1958 yang dijuluki “The Greatest Game Ever Played”.

Dalam wawancaranya yang dikutip dari npr.org, Leifer mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya sebagai fotojurnalis olahraga berawal dari hobi. Ia tumbuh sebagai siswa berprestasi dengan harapan orang tua agar menjadi dokter atau pengacara. Namun kecintaannya pada olahraga, terutama tim baseball Brooklyn Dodgers, membuatnya terus memotret hingga akhirnya menyadari bahwa fotografi bisa menjadi profesi.

Salah satu karya paling terkenal Leifer adalah foto Muhammad Ali saat menjatuhkan Sonny Liston pada 1965. Ia meyakini bahwa foto tersebut akan selalu dikenang sebagai karya terbaiknya. Menariknya, saat pertama kali diambil, foto itu tidak langsung dianggap istimewa, bahkan tidak dijadikan sampul majalah Sports Illustrated. Seiring waktu dan semakin besarnya legenda Ali, foto tersebut justru dinilai sebagai salah satu foto olahraga terbaik abad ini.

Leifer mengakui bahwa dalam fotografi olahraga, keberuntungan memainkan peran penting. Namun menurutnya, yang membedakan fotografer hebat adalah kemampuan untuk tidak menyia-nyiakan momen ketika kesempatan itu datang. Ia merasa berada di posisi yang tepat saat mengambil foto Ali-Liston, sebuah sudut yang tidak didapatkan oleh fotografer lain di sekitarnya.

Meski demikian, tantangan yang dihadapi fotografer olahraga saat ini jauh lebih besar dibandingkan masa lalu. Leifer menilai bahwa kompetisi utama bukan lagi sesama fotografer, melainkan televisi dan teknologi visual modern. Kini, hampir setiap sudut lapangan telah dipasangi kamera, mulai dari gawang hoki hingga papan ring basket, sehingga momen pertandingan bisa langsung disaksikan secara real-time oleh penonton.

Hal ini membuat fotografer harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan gambar yang unik dan memiliki nilai lebih. Tantangan lainnya adalah bagaimana menghadirkan foto yang tetap menarik ketika publik sudah lebih dulu melihat kejadian tersebut melalui siaran langsung. Meski sulit, Leifer menilai para fotografer masa kini tetap mampu beradaptasi dan menghasilkan karya yang layak dinantikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....