Adidas Rilis Jersey Baru Yunani

  • 24 Feb 2026 08:39 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Perusahaan perlengkapan olahraga global, adidas, resmi meluncurkan jersey kandang terbaru Tim Nasional Sepak Bola Yunani pada Februari 2026. Peluncuran ini menandai kembalinya adidas sebagai mitra resmi Timnas Yunani untuk pertama kalinya sejak 2012, dalam kerja sama jangka panjang hingga 2030.

Jersey terbaru tersebut menampilkan desain dasar putih bersih dengan aksen biru tegas yang merepresentasikan warna nasional Yunani. Tiga garis khas adidas menghiasi bagian bahu dan lengan, sementara detail kerah dan manset bertekstur memberikan sentuhan modern.

Pada bagian dada tersemat simbol ikonik “pirate” yang menjadi identitas kuat sepak bola Yunani. Desain keseluruhan memadukan pendekatan estetika kontemporer dengan elemen budaya Yunani, sehingga tetap menghormati sejarah sepak bola nasional sekaligus mencerminkan identitas modern tim.

Dari sisi teknologi, jersey ini menggunakan inovasi CLIMACOOL+ yang dikembangkan untuk mendukung performa di level tertinggi. Material dengan engineered stretch fabrics dan pemetaan tubuh tiga dimensi dirancang untuk meningkatkan ventilasi, sirkulasi udara, serta membantu menjaga tubuh tetap kering dalam kondisi intensitas tinggi dan suhu panas. Panel tiga garis berpori serta zona mesh yang ditempatkan secara strategis turut meningkatkan kenyamanan pemain.

Kampanye peluncuran jersey ini menampilkan kapten tim nasional putra, Tasos Bakesetas, serta kapten tim nasional putri, Sofia Koggouli.

Selain jersey kandang terbaru, adidas juga menghadirkan koleksi lengkap Tim Nasional Yunani yang mencakup celana, kaus kaki, dan apparel pendukung lainnya. Produk tersebut telah tersedia di gerai resmi adidas, sejumlah retailer terpilih, serta secara daring melalui laman resmi perusahaan.

Sebagai informasi, adidas merupakan perusahaan global di industri perlengkapan olahraga yang berkantor pusat di Herzogenaurach, Jerman. Pada 2024, perusahaan ini mencatatkan penjualan sebesar 23,7 miliar euro dengan jumlah karyawan lebih dari 62 ribu orang di seluruh dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....