Perbaiki Form Lari, Tingkatkan Performa Anda
- 12 Des 2025 10:45 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Teknik atau form lari yang baik memengaruhi kecepatan, efisiensi, dan ketahanan tubuh selama berolahraga. Posisi tubuh yang tidak tepat dapat menambah beban pada otot sehingga membuat pelari lebih cepat lelah. Perbaikan teknik menjadi langkah penting untuk meningkatkan performa. Pelari rekreasional sekaligus anggota komunitas lari Purwokerto, Bayu Cahyono, mengatakan banyak pelari mengabaikan aspek teknis ketika berlatih. “Mereka fokus pada jarak dan kecepatan, padahal form lari justru menentukan seberapa efisien tubuh bekerja,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).
Ia menilai teknik dasar harus dipahami sejak awal agar pelari terhindar dari cedera. Menurut Bayu, posisi tubuh harus tetap tegak namun rileks. Bahu tidak boleh terlalu tegang agar ayunan tangan bergerak secara natural. “Tubuh yang rileks membantu langkah menjadi lebih stabil dan memudahkan pernapasan,” kata Bayu menegaskan.
Langkah kaki juga berperan penting dalam menjaga ritme lari. Banyak pelari melakukan overstride atau mendaratkan kaki terlalu jauh ke depan sehingga beban tertumpu pada tumit. Bayu menyebut langkah pendek dan cepat lebih aman bagi persendian. “Semakin dekat titik pendaratan dengan pusat gravitasi, semakin efisien lari kita,” ujarnya. Pola pernapasan yang tidak teratur membuat pelari cepat kehilangan energi. Mengatur napas secara ritmis dapat membantu tubuh mendapatkan cukup oksigen selama bergerak. Bayu mengatakan pola dua langkah tarik napas dan dua langkah buang napas sering dipakai pelari jarak menengah.
Pemanasan menjadi bagian penting untuk mempersiapkan otot sebelum berlari. Gerakan dinamis seperti leg swing, high knees, dan skipping dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh. Persiapan yang baik membantu pelari menjaga konsistensi langkah di sepanjang lintasan. Selain itu, kekuatan otot inti juga mendukung kestabilan tubuh saat berlari. Latihan sederhana seperti plank dan russian twist dapat membantu memperbaiki postur. Bayu menilai penguatan otot inti membuat pelari lebih tahan menghadapi jarak panjang.
Perbaikan form lari bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal kebiasaan. Rutinitas latihan yang terarah dapat meningkatkan kenyamanan dan performa pelari secara bertahap. “Kalau form lari sudah benar, tubuh bekerja lebih ringan dan target kecepatan lebih mudah dicapai,” ujar Bayu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....