Penelitian Ungkap Telenan Kayu Lebih Aman Dibanding Plastik

  • 08 Des 2025 14:17 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Sebuah penelitian dari University of Wisconsin, Madison mengungkap temuan penting terkait keamanan penggunaan telenan kayu dan plastik di dapur rumah. Studi yang mempelajari proses dekontaminasi telenan ini menunjukkan bahwa telenan kayu justru lebih aman dibanding telenan plastik dalam mencegah perpindahan bakteri dari bahan makanan mentah ke makanan lain.

Telenan plastik selama ini dianggap lebih higienis karena tidak berpori. Namun hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa bakteri seperti E. coli, Listeria monocytogenes, hingga Salmonella dapat bertahan bahkan berkembang biak pada permukaan plastik, terutama ketika papan sudah penuh goresan pisau. Pada kondisi lembap, jumlah bakteri pada telenan plastik justru meningkat selama disimpan semalaman.

Sebaliknya, telenan kayu menghasilkan respons berbeda. Ketika cairan daging atau kultur bakteri diaplikasikan ke permukaannya, kayu langsung menyerap cairan ke dalam pori. Bakteri lalu tidak bisa ditemukan kembali di permukaan hanya dalam waktu tiga hingga sepuluh menit. Setelah disimpan semalaman, bakteri pada telenan kayu tidak lagi dapat direcover dengan metode laboratorium standar.

Peneliti menyebutkan bahwa kayu tidak memiliki zat antibakteri larut air. Namun struktur alami kayu membuat bakteri terperangkap di bagian dalam dan kehilangan kemampuan untuk berpindah ke makanan lain. Kondisi ini membuat risiko kontaminasi silang pada telenan kayu jauh lebih rendah.

Dalam kondisi ekstrem, seperti permukaan kayu yang tertutup lemak ayam, bakteri memang dapat bertahan lebih lama. Tetapi telenan kayu tetap dapat dibersihkan secara efektif hanya dengan air panas dan sabun. Sebaliknya, telenan plastik terutama yang penuh goresan tetap sulit dibersihkan meskipun dicuci berulang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa telenan kayu aman digunakan di dapur rumah, baik yang baru maupun yang sudah lama dipakai. Sementara itu, telenan plastik hanya aman ketika permukaan masih mulus. Begitu muncul banyak goresan, risiko peningkatan jumlah bakteri menjadi jauh lebih besar.

Para peneliti merekomendasikan penggunaan telenan yang dipisah sesuai fungsi, seperti untuk daging mentah dan sayuran. Penggantian rutin telenan plastik yang sudah tergores dalam juga menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan dapur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....