Sneakers Retro Kembali Jadi Mode Utama

  • 22 Okt 2025 14:29 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Dunia fashion kembali menyaksikan kebangkitan tren klasik. Sneakers bergaya retro kini menjadi sorotan utama di kalangan anak muda dan pecinta mode global. Dengan desain yang ikonik dan sentuhan nostalgia, sneakers model lawas kembali dipadukan dengan gaya modern, menciptakan perpaduan antara masa lalu dan masa kini yang menarik perhatian dikutip dari Vogue Business:

1. Nostalgia Jadi Daya Tarik Utama

Kembalinya tren sneakers retro tak lepas dari fenomena nostalgia fashion yang mendominasi beberapa tahun terakhir. Menurut laporan Vogue Business (2024), konsumen generasi milenial dan Gen Z semakin tertarik pada produk dengan nilai sejarah dan cerita di balik desainnya. Sneakers legendaris seperti Nike Air Max 1, Adidas Samba, Reebok Classic, hingga New Balance 550 kembali mendominasi pasar. Gaya khas era 80-an dan 90-an menjadi simbol identitas baru yang menggabungkan kesan vintage dan street style.

2. Kolaborasi Brand dan Budaya Pop

Tren ini juga diperkuat oleh kolaborasi antara merek besar dan ikon budaya pop. Misalnya, Adidas menggandeng Wales Bonner untuk menghadirkan versi modern dari Samba, sementara New Balance bekerja sama dengan Aimé Leon Dore untuk menciptakan sentuhan retro yang lebih elegan. Kolaborasi ini tidak hanya menghidupkan kembali desain klasik, tetapi juga memperluas pasar mode retro ke ranah luxury streetwear. Menurut Business of Fashion (2024), kolaborasi seperti ini terbukti meningkatkan penjualan hingga 35 persen pada kuartal pertama tahun ini.

3. Gaya Kasual yang Serbaguna

Salah satu alasan sneakers retro kembali populer adalah fleksibilitasnya. Desain yang simpel dan mudah dipadukan membuatnya cocok untuk berbagai gaya — dari outfit kasual hingga semi-formal. Tren normcore dan minimal streetwear juga berperan besar dalam memperkuat posisi sneakers retro sebagai pilihan utama generasi muda yang ingin tampil santai namun tetap bergaya. Laporan Highsnobiety (2024) menyebutkan bahwa 68 persen pengguna Gen Z menganggap sneakers retro sebagai item wajib dalam lemari pakaian mereka.

4. Dukungan dari Tren Sustainable Fashion

Selain faktor estetika, tren mode ramah lingkungan turut mendorong popularitas sneakers retro. Banyak brand kini meluncurkan edisi ulang dengan material daur ulang dan proses produksi berkelanjutan. Contohnya, Nike menggunakan teknologi Move to Zero untuk mengurangi limbah, sementara Adidas menghadirkan seri Made with Nature yang berbasis bahan alami. Langkah ini membuat sneakers retro tidak hanya stylish, tetapi juga selaras dengan semangat keberlanjutan yang kini menjadi nilai penting dalam industri fashion global.

5. Pengaruh Media Sosial dan Influencer

Media sosial berperan besar dalam menghidupkan kembali tren retro. Influencer dan selebritas dunia seperti Bella Hadid, Kendall Jenner, dan Hailey Bieber sering tampil mengenakan sneakers klasik, memicu lonjakan penjualan di pasaran. Di platform seperti TikTok dan Instagram, tagar seperti #RetroSneakers dan #OldSchoolStyle telah mencapai jutaan penayangan, menandakan betapa kuatnya daya tarik mode masa lalu di era digital.

Kembalinya sneakers retro bukan hanya tren sementara, melainkan refleksi dari apresiasi terhadap sejarah dan keaslian gaya. Dengan kombinasi desain klasik, inovasi modern, serta kesadaran lingkungan, sneakers retro berhasil merebut hati generasi baru yang mencari gaya otentik dan timeless.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....