Tips Jitu, Helm Tak Bau Apek
- 18 Okt 2025 09:25 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Helm adalah salah satu perlengkapan wajib saat berkendara, namun seringkali bagian sepon atau busa pelapis, menjadi sarang keringat, debu, dan bakteri. Bau apek bisa mengganggu dan mengurangi kenyamanan serta fokus saat kita berkendara. Membersihkan sepon helm secara teratur adalah kunci untuk menjaga kebersihan dan menghilangkan bau tak sedap.
Jangan khawatir, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, lakukan cara berikut ini
1. Kenali Jenis Sepon Helm Anda
Sebelum mulai membersihkan, periksa dulu helm Anda:
- Sepon yang bisa dilepas, memudahkan kita untuk membersihkan. Lepaskan seluruh busa pipi, busa mahkota, dan pelapis lain yang bisa dicopot sesuai instruksi pabrikan helm.
- Kalau Anda menemukan sepon pernanen, Anda perlu lebih berhati-hati saat membersihkan seluruh bagian helm.
2. Jika sepon helm Anda bisa dilepas, ikuti langkah-langkah ini:
- Pencucian manual, mencuci dengan tangan adalah cara paling aman agar busa tidak rusak atau berubah bentuk.
- Campurkan sedikit detergen lembut (seperti detergen untuk pakaian bayi, sampo bayi, atau sabun pencuci tangan antibakteri) dengan air hangat dalam baskom. Hindari detergen keras atau pemutih yang bisa merusak material.
- Rendam Sebentar, masukkan sepon ke dalam larutan. Biarkan meresap selama 5 hingga 10 menit.
- Tekan dan jangan sikat, gunakan jari Anda untuk menekan-nekan sepon dengan lembut berulang kali. Ini akan membantu mengeluarkan kotoran dan keringat yang terperangkap tanpa merusak busa.
- Bilas sepon di bawah air mengalir (air dingin atau suam-suam kuku) hingga tidak ada sisa sabun yang tertinggal. Pastikan air bilasan benar-benar jernih.
3. Pengeringan yang Benar
Proses pengeringan adalah kunci untuk mencegah bau apek dan tumbuhnya jamur.
- Peras Lembut: Tekan-tekan sepon untuk mengeluarkan air sebanyak mungkin. Jangan memelintir atau meremas terlalu keras.
- Angin-anginkan: Letakkan sepon di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Jauhkan dari sinar matahari langsung (panas berlebih bisa merusak material dan lem) atau alat pengering rambut.
- Sabar: Biarkan sepon kering sepenuhnya, biasanya memerlukan waktu 24 hingga 48 jam, tergantung kelembapan. Jangan pernah memasang kembali sepon yang masih sedikit lembap.
4. Pembersihan Helm dengan Sepon Permanen
Jika sepon helm Anda tidak bisa dilepas, bersihkanlah langsung di dalam cangkang helm:
- Campurkan air dengan sedikit sampo bayi atau detergen lembut dalam botol semprot.
- Semprotkan larutan secara merata ke seluruh permukaan interior (sepon) helm.
- Gunakan lap microfiber bersih atau spons lembut untuk menggosok dan menekan-nekan busa dengan hati-hati.
- Gunakan lap microfiber yang sedikit lembap (hanya air bersih) untuk membilas dan mengangkat sisa sabun. Pastikan cangkang helm tidak terlalu basah.
- Letakkan helm terbalik agar udara bisa masuk ke bagian dalam. Keringkan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik hingga benar-benar kering. Anda bisa menggunakan kipas angin untuk membantu sirkulasi.
5. Perawatan Rutin Pencegah Bau
Agar helm Anda awet harum, lakukan tips pencegahan ini:
- Setelah selesai berkendara, selalu keluarkan helm dan biarkan mengering di udara terbuka. Jangan langsung menyimpannya di tempat tertutup seperti tas atau kotak motor.
- Mengenakan penutup kepala tipis dari katun/bahan teknis dapat menyerap sebagian besar keringat sebelum mencapai sepon helm, menjaga kebersihan lebih lama.
- Di antara pencucian besar, gunakan helmet sanitizer spray yang dirancang khusus untuk membunuh bakteri penyebab bau. Semprotkan sedikit setelah pemakaian dan biarkan kering.
Dengan melakukan pembersihan mendalam setiap 1-2 bulan sekali atau tergantung intensitas pemakaian dan menerapkan perawatan rutin, Anda akan terhindar dari bau apek dan kenyamanan berkendara pun tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....