Dungeons & Dragons: Dari Wargame ke Fenomena Global

  • 28 Sep 2025 08:30 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Dungeons & Dragons (D&D) masih menjadi permainan role-playing game (RPG) paling terkenal di dunia, sekaligus yang pertama dalam sejarah. Disadur dari fantasy.bnf.fr, akar permainan ini bermula dari wargame yakni permainan strategi mensimulasikan perang yang populer di Amerika Serikat dan Inggris pada 1950-an. Pada 1971, Gary Gygax menciptakan Chainmail, sebuah wargame bertema Abad Pertengahan, lengkap dengan “suplementasi fantasi” yang menghadirkan pertempuran antara pahlawan dan monster terinspirasi karya J.R.R. Tolkien dan Robert E. Howard.

Dimensi baru kemudian ditambahkan oleh Dave Arneson, yang menghubungkan sesi wargame ke dalam dunia fantasi bernama Blackmoor. Pemain kini bisa berkolaborasi dan berinteraksi dalam dunia imajiner tanpa narasi yang kaku. Dari ide tersebut lahirlah Dungeons & Dragons pada tahun 1974, hasil kerja sama Arneson dan Gygax, yang kemudian menjadi tonggak sejarah RPG modern.

Pengaruh D&D begitu besar: sudah dirilis dalam lima edisi, dengan puluhan setting fantasi yang menarik jutaan pemain. Permainan ini juga memicu lahirnya RPG lain seperti RuneQuest (1978), serta menginspirasi industri video game awal, termasuk dnd (1975) dan Akalabeth: World of Doom (1979), yang kemudian melahirkan seri Ultima.Lebih jauh, D&D menjalar ke berbagai produk budaya: ilustrasi sampul ikonik, novel fantasi, kartun (Dungeons & Dragons, 1983), komik, manga, hingga parodi seperti The Dungeon of Naheulbeuk (2001). Citra “geek” pun melekat pada pemainnya, dan permainan ini kerap muncul di film serta serial populer, mulai dari E.T. (1982) hingga The Big Bang Theory (2007–2019).Sejak 2000-an, D&D juga memicu gelombang nostalgia melalui fenomena retro-clone, yakni upaya merekonstruksi edisi-edisi awal permainan. Seperti halnya karya Tolkien, D&D kini tak hanya sekadar permainan, melainkan simbol fantasi, kenangan masa muda, dan warisan budaya yang terus hidup lintas generasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....